11 Orang Tewas Akibat Udara Sangat Dingin di AS

Ilustrasi. Sumber Foto: //bit.ly/2qmASKp

Ilustrasi. Sumber Foto: //bit.ly/2qmASKp

Sketsanews.com, Amerika – Sedikitnya 11 orang telah meninggal di Amerika Serikat berkaitan dengan udara sangat dingin sejak Selasa pagi (2/1), kata beberapa pejabat pada Rabu (3/1).

Seorang perempuan yang berusia 27 tahun, Lindsay Klima, ditemukan tewas di pantai Lake Winnebago setelah ia meninggalkan pertemuan Malam Tahun Baru di Fond du Lac, kata Pemerintah Negara Bagian Wisconsin.

Pemerintah mengatakan wanita itu melangkah ke luar untuk merokok dan diduga telah jatuh di pantai seteblum ia menyerah pada hawa dingin, kata afiliasi CNN, WLUK.

Kematian Klima termasuk di antara lima kematian yang berkaitan dengan udara di Wisconsin, demikian laporan Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Dua orang lagi telah tewas di Negara Bagian North Dakota dan Missouri.

Mengutip dari Elshinta, bagian timur-laut Amerika menghadapi serbuan brutal lain udara Kutub Utara pada Rabu, saat topan baru memasuki bagian tenggara negeri tersebut, sehingga membuat sekolah ditutup di Florida, Georgia dan South Carolina.

Topan tersebut diperkirakan bergerak menuju utara, tempat ada potensi topan itu berubah menjadi “topan bom” saat topan tersebut bertambah kuat di lepas pantai New England pada Kamis. Salju tebal, hembusan angin dengan kekuatan badai dan badai salju mungkin terjadi. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: