12 Pemain Persebaya yang Terancam Dibuang

Foto / Pemain Persebaya

Foto / Pemain Persebaya

Sketsanews.com, Surabaya –  Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman sudah mengatakan bahwa dirinya ingin mempertahankan 70 persen skuat saat ini untuk mengarungi musim baru.

Dengan demikian, ada 30 persen skuat musim ini yang akan terbuang dari Persebaya.

Beberapa nama sudah disebut-sebut akan ditendang karena tidak berkontribusi maksimal sepanjang musim lalu.

Berikut daftar pemain yang berpeluang dicoret Persebaya:

1. Raphael Maitimo

Maitimo bergabung dengan Persebaya pada paruh musim. Dia hijrah dari Madura United. Namun, cedera membuat mantan penggawa Persib Bandung ini tak banyak memberikan kontribusi.

Maitimo hanya bermain dua kali dan mencetak satu assist sejak berkostum Persebaya. Maitimo pun telah kembali ke Belanda beberapa waktu lalu dengan dalih untuk menyembuhkan cederanya.

2. Izaac Wanggai

Keputusan Persebaya untuk merekrut Izaac Wanggai memang ganjil. Apalagi usianya sudah memasuki 36 tahun.

Terbukti, Izaac kalah bersaing dengan Nelson Alom, M. Hidayat, OK John, maupun Misbakhus Solikin untuk mengisi satu pos di lini tengah.

Eks pemain Persipura Jayapura ini hanya bermain lima kali untuk Persebaya. Kakak kandung Patrich Wanggai itu menyumbang satu assist.

3. Alfonsius Kelvan

Performanya sepanjang latihan memang cukup meyakinkan. Alfon juga menjadi pahlawan bagi Bonek berkat aksinya melawan provokasi oknum Aremania pada laga panas melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Akan tetapi, mantan kiper Bali United ini jarang mendapatkan kesempatan. Dia hanya bermain sekali melawan Perseru Serui di Stadion Marora.

4. Dimas Galih Pratama

Seperti halnya Alfonsius Kelvan, Dimas Galih juga kalah bersaing dengan Miswar Saputra.

Dimas memang telah bermain tiga kali pada Liga 1 2018. Namun, blunder konyol saat melawan Barito Putera menjadi titik nadir bagi Dimas di Persebaya.

Kecil peluang bagi Dimas untuk bertahan di Persebaya musim depan. Apalagi manajemen sudah berancang-ancang mencari kiper baru guna menjadi sekondan anyar untuk Miswar.

5. Ricky Kayame

Masa bakti Ricky Kayame bersama Persebaya Surabaya tampaknya telah habis. Sempat bermain apik pada Liga 2 2017, Ricky berangsur tenggelam pada Liga 1 2018.

Dia kalah bersaing dengan David da Silva maupun Osvaldo Haay sebagai tukang gedor di lini depan.

Ricky bermain selama 16 kali pada Liga 1 2018. Sepuluh di antaranya dijalani sebagai pemain pengganti.

Mantan penggawa Persib Bandung itu hanya mencetak satu gol musim ini.

6. OK John

Sulit bagi OK John untuk bertahan di Persebaya musim depan. Faktor utama tentu saja umur.

Pemain naturalisasi ini sudah memasuki usia 35 tahun. Pergerakannya sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan juga tak lagi gesit.

Sejak bergabung dari Madura United pada pertengahan musim 2018, OK John telah bermain dalam 12 pertandingan.

Enam di antaranya sebagai starter. OK John telah mencetak satu gol ke gawang Sriwijaya FC.

7. Rishadi Fauzi

Nasib Rishadi Fauzi tak jauh berbeda dengan Ricky Kayame. Mantan penggawa Persita Tangerang itu kalah bersaing dengan David da Silva.

Ketika dipercaya tampil, dia gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya seperti saat membawa Persebaya promosi ke Liga 1.

Sinar pemain 28 tahun ini benar-benar meredup bersama Persebaya musim ini.

Dia hanya mengemas tiga gol dari 18 pertandingan bersama Green Force.

Andai tidak terkendala cedera, Nelson Alom boleh jadi adalah pemain yang tidak tergantikan di Persebaya.

Namun, kakak kandung Nerius Alom ini harus absen lama karena cedera. Akibatnya, eks Persipura Jayapura itu hanya bermain tujuh kali musim ini.

Persebaya harus memastikan bahwa cedera Nelson betul-betul pulih sebelum menyodorkan perpanjangan kontrak.

9. Ferinando Pahabol

Pahabol gagal menjawab ekspetaktasi tinggi yang kadung disematkan kepadanya. Penampilannya begitu memukau pada pramusim.

Gol-gol indah lahir dari kaki mantan penggawa Persipura Jayapura itu.

Namun, performanya pada Liga 1 2018 jauh dari kata memuaskan. Meskipun mengemas tiga gol dan tiga assist, Feri tampil inkonsisten.

Dia juga kurang tenang ketika akan mengonversi peluang menjadi gol.

10. Robertino Pugliara

Tak bisa disangkal bahwa Robertino adalah nyawa lini tengah Persebaya. Namun, semuanya berubah sejak ia mengalami cedera parah pada laga melawan Borneo FC.

Robertino harus beristirahat hingga kompetisi Liga 1 2018 berakhir.

Faktor usia serta kebugaran membuat peluang Pugliara bertahan di Persebaya cukup kecil.

Apalagi ada fakta yang tidak terbantahkan, yakni Persebaya tampil semakin agresif dan produktif sejak Robertino absen.

11. M. Irvan Febrianto

Irvan adalah bek kiri andalan Persebaya di Liga 2 2017. Namun, sejak kedatangan Ruben Sanadi, Irvan beralih fungsi sebagai ban serep.

Dia hanya bermain lima kali pada Liga 1 2018. Usia yang masih cukup muda membuat Irvan bisa dipinjamkan ke tim lain musim depan.

12. Adam Maulana

Adam hanya bermain tiga kali dengan durasi 42 menit pada musim ini. Dia kalah bersaing dengan senior-seniornya seperti Rendi Irwan Saputra, Fandi Eko Utomo, Misbakhus Solikin, serta Robertino Pugliara.

Walaupun jebolan kompetisi internal Persebaya, Adam belum mampu menunjukkan kelasnya sebagai pemain dari liga kasta tertinggi.

Meminjamkan pemain 21 tahun ini mungkin menjadi opsi terbaik Persebaya musim depan. di kutip dari pojokpitu.

(Air)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: