200 Pengasuh Pondok Pesantren Seluruh Indonesia Akan Berkumpul Di Jakarta

P2I/RMOL

P2I/RMOL

Sketsanews.com, Jakarta – Sebanyak 200 pengasuh Pondok Pesantren dari seluruh Indonesia akan berkumpul di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, Minggu (7/1).
“200 pengasuh pondok pesantren itu berkumpul di Jakarta untuk ikrarkan siap jaga NKRI dan pancasila,” ujar panitian acara, Marshal melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Sabtu (6/1).

Menurut Marshal, Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) merupakan organisasi massa nirlaba yang mewadahi para praktisi dunia pendidikan pesantren dari berbagai penjuru tanah air. Organisasi tersebut bersifat nonpartisan dan berasaskan Islam berdasarkan Pancasila dan UUD RI 45.

Adapun tujuan P2I adalah membangun kapasitas dan Kualitas pendidikan pesantren agar memiliki daya saing kuat dan setara dengan satuan pendidikan lainnya di tingkat nasional regional dan internasional serta berperan sebagai penyedia Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, terampil, berakhlak mulia dan berkhidmat untuk kesejahteraan bangsa.

“Pengasuh Pesantren (P2I) adalah organisasi yang didirikan oleh para praktisi pesantren yang terlibat langsung sebagai pengasuh pondok pesantren,” tambah Marshal.

Dalam perkumpulan beberapa pimpinan/pengasuh pesantren pada 24 Oktober 2015 di PP Nurul Bayan Lombok Utara, mulai bergulir perlunya perhimpunan yang menyatukan para pengasuh pondok pesantren.

Ide pembentukan perhimpunan ini muncul dalam diskusi beberapa pimpinan pesantren di Indonesia. Sebagai tindak lanjut ide tersebut pada pertemuan beberapa pengasuh pesantren tanggal 28 November 2015 bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta dan ditindaklanjuti dengan rapat pada tanggal 4 Maret 2016 di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash, didirikanlah P2I.

Acara tersebut akan dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin, Pimpinan Pesantren Gontor KH Hasan Abdullah Sahal dan sejumlah cendekiawan muslim seperti Komaruddin Hidayat dan Yudi Latif. Dikutip dari RMOL.

(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: