21-8-2018: Bongkahan Es Pertama Kali Ditemukan di Kutub Bulan

Ilustrasi bendera India (AFP Photo)

Sketsanews.com, Misi Chandrayaan-1 sebetulnya telah diluncurkan oleh India sejak satu dekade sebelumnya, yakni 2008. Program angkasa luar itu adalah pertama kalinya milik New Delhi yang bertujuan untuk mencari bukti keberadaan air di satelit alami Bumi. Selain itu, juga untuk memahami asal-usul Bulan dari studi komposisi mineral dan kimia, serta memetakan permukaan Bulan secara lebih rinci.

Chandrayaan-1 diklaim oleh India telah berhasil mengundang mitra internasional untuk bergabung. Mereka menyumbangkan instrumen tambahan atau eksperimen lanjut yang dikembangkan bersama.

Alhasil, dalam misi tersebut terdapat instrumen dari Amerika Serikat, Eropa dan Bulgaria.

Hingga saat ini, Bulan masih menempati tempat khusus bagi manusia. Sebagai objek langit terdekat dengan Bumi dan dengan kemajuan terbaru yang dibuat dalam eksplorasi angkasa luar, Bulan disinyalir akan terus menjadi objek penelitian yang penting.

Selain ditemukannya bukti keberadaan air di Bulan, pada 21 Agustus juga terjadi beberapa peristiwa bersejarah lain. Di antaranya yakni dicurinya lukisan Mona Lisa dari Museum Louvre olehVincenzo Perugia pada 1911, deklarasi perang Italia kepada Turki dalam Perang Dunia I pada 1915, serta Jepang meninggalkan Kepulauan Aleutian, Alaska pada 1943.

Sketsanews.com ❱ Original Source : Liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: