Sketsa News
Home Berita Terkini, News Tiga Kebijakan Jenderal Gatot untuk Memperkuat TNI

Tiga Kebijakan Jenderal Gatot untuk Memperkuat TNI

uny.ac.id
Sketsanews.com – Rabu (15/7/2015), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan ada tiga arah kebijakan TNI yang akan dilakukan untuk mengembangkan kemampuan‎ dan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Ketiga kebijakan tersebut akan dilakukan dalam format‎ interopabilitas, operasional, dan gelar kekuatan TNI pada koridor kebijakan minimum esensial force.‎

Kebijakan pertama, meningkatan kemampuan operasional satuan-satuan di jajaran TNI secara terpadu melalui optimalisasi interpobality kekuatan TNI. “Interopabilitas gelar dan penggunaan kekuatan harus menjadi format dalam pembangunan kekuatan dan pengembangan kemampuan, karena kecenderungan ancaman saat ini berkembang dalam dimensi yang cukup kompleks,” kata Gatot, di Markas Besar TNI AD, Jakarta. Sebagaimana dilansir okezone.com.

Interopabilitas operasional kekuatan laut dan udara menjadi kunci bersama kekuatan darat sebagai penyangga dalam mengamankan luasnya perairan nasional. Hal ini sekaligus menjadi bagian dalam melaksanakan kebijakan poros maritim dan menjaga sumber daya alam (SDA) nasional agar keanekaragaman SDA dapat sepenuhnya bagi kepentingan ekonomi nasional.

“Pada sisi yang sama, peningkatan kemampuan operasional TNI juga diarahkan guna membangun keseimbangan dan membangun kerjasama militer dengan negara-negara sahabat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan kawasan yang sarat dengan keinginan bangsa Indonesia dalam menciptakan persahabatan dan perdamaian,” paparnya.

Kebijakan kedua, TNI nantinya akan meningkatkan profesionalisme dan disiplin prajurit melalui optimalisasi pendidikan di jajaran TNI. Sementara, peningkatan kesejahteraan prajurit dan pengembangan mental kejuangan keprajuritan dan loyalitas akan diselaraskan dengan norma-norma kehidupan demokrasi yang berkembang.

Dia menerangkan, nilai-nilai etik yang menyangkut disiplin, loyalitas, soliditas TNI yang utuh dan netral akan selalu diselaraskan dengan jarak yang sama terhadap semua komponen bangsa melalui penerapan garis komando yang tidak terputus dalam mewujudkan identitas dan jati diri prajurit. “Maka sebagai bagian integral prajurit TNI yang manunggal dengan rakyat serta selalu didambakan, mencintai rakyat dimana pun bertugas dan berada,” sambungnya.

Kebijakan ketiga, lulusan Akademi Militer 1982 itu‎ menginginkan adanya pembangunan hubungan kelembagaan dan sinergitas kerja antara TNI dan Polri, serta TNI dengan lembaga kementerian dan nonkementerian. Agar seluruh komponen bangsa bersama-sama dapat menganalisa perkembangan lingkungan strategis dari semua aspek dengan segala indikasi yang menyertainya.‎

“Dalam kaitan ketiga kebijakan rakyat, saya tekankan kepada seluruh pimpinan dan seluruh unsur pimpinan di TNI AD harus dapat memahami ketiga arah kebijakan tersebut untuk dipedomani dan dikembangkan dalam perumusan kebijakan dalam pelaksanaan tugas,” tandasnya.(Su).

%d blogger menyukai ini: