Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Empat Orang Rencanakan Aksi Pemenggalan di Markas Militer

Empat Orang Rencanakan Aksi Pemenggalan di Markas Militer

kiblat
Sketsanews.com – Kamis (16/7/2015), Dinas intelijen Perancis (DGSI), menangkap tiga orang pemuda, termasuk seorang mantan anggota angkatan laut, karena dicurigai merencanakan penculikan dan pemenggalan seorang tentara.

Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve mengatakan, aparat keamanan menggelar penggerebekan pada Senin pagi dan menahan empat orang berusia antara 16-23 tahun. Keempat orang itu, diduga kuat tengah merencanakan sebuah aksi terorisme di sebuah pangkalan militer Perancis.

Informasi yang berhasil dihimpun tribunnews, tersangka berusia paling muda langsung dilepaskan namun tiga orang lainnya yang diyakini akan merekam penculikan dan pemenggalan seorang tentara pada 31 Desember saat staf di pangkalan militer itu berkurang.
Tersangka tertua pernah menjadi anggota angkatan laut Perancis yang berbasis di dekat kota Colliure, wilayah selatan negeri itu. Pria ini juga pernah berlatih bersama pasukan komando Perancis.

Diidentifikasi hanya dengan nama Djibril, dia diberhentikan dari keanggotaan militer pada Januari 2014 karena masalah cedera punggung. Seorang sumber mengatakan target pembunuhan kemungkinan besar adalah mantan atasan Djibril.

Anggota lain kelompok ini adalah remaja berusia 17 tahun dan sudah berada dalam pantauan aparat keamanan terkait aktivitasnya di media sosial serta keterkaitannya dengan para anggota militan Perancis yang saat ini berada di dalam penjara.

Ketiga tersangka ini juga berencana untuk pergi ke wilayah Suriah yang dikuasai ISIS. Namun, ibu si remaja 17 tahun merasa khawatir lalu menghubungi aparat keamanan Perancis. Saat menjalani pemeriksaan, remaja ini mengaku telah mengetahui bahwa dirinya diawasi aparat keamanan. Dalam penggerebekan itu polisi tidak mendapati senjata api namun sejumlah dokumen terkait bahan peledak ditemukan.

Para tersangka kini ditahan DSI dan jaksa kasus anti-terorisme di Paris secara resmi telah menggelar penyelidikan atas masalah ini.(Su).

%d blogger menyukai ini: