Sketsa News
Home Berita Terkini, News Di Pilkada Jateng, Gerindra-PDIP Bisa Berkoalisi

Di Pilkada Jateng, Gerindra-PDIP Bisa Berkoalisi

download
Sketsanews.com – Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berkoalisi dalam mengusung bakal calon kepala daerah yang akan maju pilkada di empat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.
Hal itu dikatakan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah,Abdul Wachid sebagai mana dikutip www.antaranews.com.
“Pada pilkada di Kota Magelang, Kabupaten Rembang, Purbalingga, dan Blora kami memang berkoalisi dengan PDIP dalam mengusung calon kepala daerah,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid di Semarang, Sabtu.

Menurut dia, koalisi dua partai politik atau lebih dalam menghadapi pilkada itu merupakan hal yang biasa dan menjadi dinamika politik.

“Hal ini (koalisi Partai Gerindra-PDIP) menunjukkan kami dapat berkoalisi dan tidak terbatas pada Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP),” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Abdul Wachid di sela penyerahan secara resmi rekomendasi DPP Partai Gerindra untuk bakal calon kepala daerah di 12 kabupaten/kota di Jateng.

Ia menjelaskan bahwa dari 21 pilkada yang akan diselenggarakan di kabupaten/kota di Jateng, DPD Partai Gerindra Jateng baru menerima 12 rekomendasi dari pusat.

“Sembilan rekomendasi lainnya diharapkan dapat segera turun dalam waktu dekat,” katanya.

Ke-12 rekomendasi DPP Partai Gerindra yang sudah turun untuk pasangan bakal calon kepala daerah itu adalah Harwanto-Maskuri (Kabupaten Demak), Icek Baskoro-Sugeng Prasetyo (Kabupaten Grobogan), Abu Nafi-Dasum (Kabupaten Blora), Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Dedy Endriyatno (Kabupaten Sragen), Agus Purmanto-Sugiarto (Kabupaten Boyolali).

Kemudian, Haryanto-Agus Tri Raharjo (Kabupaten Sukoharjo), Suharjanto-Sunardi (Kabupaten Klaten), Hamda Ashari-Suhar (Kabupaten Purworejo), Sugit Widyonindito-Windiarti Agustina (Kota Magelang), Tasdi-Diah Hayuning Pertiwi (Kabupaten Purbalingga), Mohammad Yahya Fuad-Yazid Mahfudz(Kabupaten Kebumen), dan Famzah Fatoni-Ridwan (Kabupaten Rembang).
(ki)

%d blogger menyukai ini: