Sketsa News
Home Berita Terkini, News Peserta Sidang Pleno I Memanas, Kyai Bahrudin Kecewa Hingga Menangis

Peserta Sidang Pleno I Memanas, Kyai Bahrudin Kecewa Hingga Menangis

0149090Presiden-Jokowi-buka-Muktamar-NU780x390
Sketsanews.com – Kyai Bahrudin, mengaku kecewa atas sikap muktamirin lainnya yang nampak emosi saat melakukan interupsi kepada pimpinan sidang pleno I Muktamar ke-33 NU yang tengah berlangsung di alun-alun Jombang Jawa Timur.

Salah satu muktamirin dari Kalimantan Timur ini mengaku sangat sedih dengan sikap peserta Muktamar. “Masalah pimpian sidang itu sebenarnya sudah ada yang by concret dan ada juga tawaran, usulan penambahan, dan lain-lain. Saya pribadi sangat sedih, karena disaat bersamaan muktamar muhammadiyah berjalan lancar,” ujarnya kepada wartawan usai sidang di skors Shalat Magrib,seperti yang lansir www.Okezone.com Minggu (2/8/2015).

Sebelumnya, sidang pleno 1 yang dimulai sejak pukul 15.00 wib itu,Terlihat sejumlah muktamirin emosi saat menyampaikan pendapat. muktamirin nampak mempertanyakan Pasal 14 Tata Tertib Muktamar NU tentang pemilihan ketua sidang yang dipilih oleh PBNU. Sebagian muktamirin meminta pemilihan tersebut dilakukan secara terbuka oleh muktamirin.

Hal itulah yang membuat Kyai Bahrudin kecewa hingga menangis. Menurutnya, saat NU menggelar Muktamar tentu disaksikan oleh banyak orang dan mungkin juga oleh organisasi lain.

“Bahkan organisasi nasional hingga internasional. Seharusnya semua pihak bisa memberikan motivasi. Sebagai ormas terbesar, masa kayak gini? kan memalukan,” terang dia.

Menurutnya, tindakan muktamirin itu tidak mencerminkan sikap nahdliyin dan perlu segera dihilangkan. Dia berharap, muktamirin bisa menahan diri dan jangan sampai terjadi insiden pemukulan atau tindak kekerasan.

“Secara pribadi, sebagai warga jam’iyah, kami tidak berharap sampai sejauh itu. Kami berharap ada jalan terbaik, kalau ada masalah dicari penyelesaiannya, jadi win-win solution. Jangan jadi contoh yang tidak baik bagi anak-anak (ormas), istilahnya jangan sampai guru kencing berdiri, nanti anak-anaknya kencing berlari,” ungkapnya.
(ki)

%d blogger menyukai ini: