Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Jambi Tempat Aman Persembunyian Teroris

Jambi Tempat Aman Persembunyian Teroris

jambi
Sketsanews.com – Rabu (5/8/2015), selama ini Provinsi Jambi menjadi daerah yang aman dari ancaman teroris. Namun, hal ini justru menjadi celah bagi para terorisme untuk menjadikan Provinsi Jambi menjadi tempat idaman persembunyian para teroris.

Melansir jambiindependent.com, Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasionan Penanggulangan Teroris, Agus SB mengatakan, “Jambi menjadi tempat aman untuk persembunyian. Dulu Nurdin M Top bersembunyi disini, beberapa tersangka bom bali juga bersembunyi disini. Karena daerah ini aman dan aparat lengah, sehingga menjadi tempat aman untuk bersembunyi,” ujarnya, di Hotel Aston, Kota Jambi.

Selain itu, Jambi juga dimanfaatkan sebagai tempat konsolidasi. Suami artis bela Shapira itu mencontohkan, dedengkot teroris Nurdin M Top pernah menetap di Kabupaten Tebo, Jambi. Bahkan, Nurdin M Top sempat menikah dengan perempuan di Tebo. Itu berlangsung saat Nurdin menjadi buronan densus 88. “Karena mereka (teroris,red) merasa aman. Jambi daerah yang kondusif. Maka jadi kesempatan untuk konsolidasi dan menyebarkan paham,” jelasnya.

Junaidi T Noor, pengamat budaya mengatakan, Jambi merupakan daerah yang terbuka dan mempunyai nilai strategis baik melalui darat, perairan, maupun udara. Hal ini lah yang mengakibatkan Jambi menjadi tempat yang sangat mudah dan aman di akses oleh teroris. “Walaupun tidak pernah ada tokoh-tokoh teroris, namun Jambi menjadi tempat singgah teroris. Oleh sebab itu, masyarakat Jambi perlu untuk terus waspada dengan ancaman terorisme,” katanya.

Dia menjelaskan, pemahaman agama yang komprehensif, serta penguasaan budaya Jambi yang kuat, dapat dijadikan sebagai sarana untuk membentengi diri dari paham radikal atau terorisme. “Dalam adat itu ada selokonya, tekilat ikan di aek, tentu jantan betinonyo. Jadi kalau ada gerakan atau gelagat mencurigakan harus di waspadai. Deteksi seperti ini lah yang harus dipahami oleh masyarakat,” ungkapnya.(Su).

%d blogger menyukai ini: