Sketsa News
Home Berita Terkini, News Hendropriyono Dukung Pasal Penghinaan Presiden Diberlakukan lagi

Hendropriyono Dukung Pasal Penghinaan Presiden Diberlakukan lagi

21338_18946_sip-hendro
Sketsanews.com – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono mendukung diberlakukankan lagi pasal penghinaan presiden. Menurutnya, penghinaan terhadap presiden, harus diproses secara hukum yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Menghina presiden salah. Masak dipilih sendiri, begitu dipilih dan disuruh memimpin malah dihina-hina, nggak bisa gitu dong,” katanya ‎di Mabes Polri,seperti yang dikutip www.jawapos.com, Jumat (7/8).

ia menambahkan, Yang terpenting, pasal tersebut harus bisa membedakan antara menghina dengan mengkritik. Dia menilai, mengkritik berbeda dengan menghina. Menurut Hendropriyono orang mengkritik itu masih menggunakan pikiran yang tenang namun, kalau sudah menghina berarti dengan emosional.

“Mengritik itu missal, bilang oh sodara salah, itu kritik, itu boleh saja, tapi kalau orang maki-maki presiden masak kita biarkan. Jadi, menghina dan mengkritik dalam undang-undang harus jelas klasifikasinya,” kata Hendro.

Pasal tersebut, pernah diusulkan pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun saat itu, Mahkamah Konstitusi mencabut pemberlakuannya karena tidak sesuai lagi dengan peradaban demokrasi dan cenderung disalah artikan.

Pasal penghinaan presiden tersebut diusulkan kembali oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya, pasal itu perlu ada dalam KUHP untuk memproteksi masyarakat yang bersikap kritis sehingga tidak terjerat pada pasal-pasal karet yang berujung pidana. (ki)

%d blogger menyukai ini: