Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Polisi Tangkap Terduga Teroris Solo

Polisi Tangkap Terduga Teroris Solo

Sketsanews.com – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti teror Mabes Polri menangkap tiga orang yang diduga teroris. Tiga orang terduga teroris yang dibekuk Densus 88 yaitu Sugiyanto (35), Yuskarman (30), Ibadur Rahman. Sedangkan, satunya lagi berinisial U, belum berhasil ditangkap.

Penangkapan Sugiyanto dan Yuskarman, terjadi ketika keduanya usai melaksanakan Sholat Dhuhur, Rabu 12 /08/2015. Mereka ditangkap di halaman Masjid Al Marwah Losari, Semanggi, Pasar kliwon , Solo. Mereka ditabrak, dan masuk selokan, kemudian di todong senjata api. Sementara, sebelum keduanya ditangkap, polisi telah menangkap Ibad dan mengembangkannya. Hingga kini, Ketiganya belum diketahui keberadaannya.

Polisi kemudian melakukan pengeledahan dirumah Ibad, namun polisi tidak menemukan barang yang mencurigakan. Darsono menuturkan, Polisi sempat mau mengambil susu putih yang dibungkus plastik, sebagai barang bukti. Namun, setelah ayah Ibad itu menyuruh polisi mencicipi, akhirnya barang itu ditinggal. “Bagaimana mungkin, susu biasa yang rencananya untuk membuat roti dikira bahan peledak, ya enggak mungkin lah. Tadi mau dibawa, terus saya suruh cicipin itu susunya, tapi akhirnya ditinggal,” ucap Darsono, seperti dikutip dari Solopos.com

Pihak keluarga Ibadur Rahman memprotes cara-cara Densus dalam melakukan penggeledahan rumah yang terletak di Jalan Kyai Mojo RT 06/RW 4 Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah tersebut.

Darsono, ayah ibad mengatakan, petugas datang langsung masuk dan mengatakan akan melakukan penggeledahan tanpa didampingi dari RT/RW setempat. Bahkan, Darsono mengaku sempat ditodong senjata dan diminta meletakkan obeng di tangannya yang digunakan untuk memperbaiki listrik. “Mungkin dikiranya saya mau melawan. Padahal saat petugas datang, saya sedang memperbaiki instalasi,” jelas Darsono kepada wartawan di Solo Jawa Tengah, Dikutip Okezone.com , Kamis (13/8/2015).

Usai menangkap sejumlah terduga teroris, Kamis 13/8/2015, polisi kembali melakukan penggeledahan di beberapa tempat di Solo dan Karanganyar.

Di Solo aparat kepolisian menggeledah sebuah konter handphone di Kampung Sawahan, Sangkrah, Pasarkliwon. Di tempat tersebut polisi berhasil menemukan sejumlah rangkaian bom siap ledak, tutorial perakitan bom, bendera hitam ISIS serta sejumlah barang lainnya.
Sementara itu, Lurah Sangkrah Singgih Bagyono yang ikut menyaksikan hasil penggeledahan membenarkan adanya temuan tersebut.

“Saya tadi dipanggil untuk menyaksikan hasil penggeledahan di sebuah konter HP. Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah benda membahayakan. Di antaranya tutorial perakitan bom, rakitan bom siap diledakkan, rakitan setengah jadi, bahan baku berupa potasium, baterai, dan bendera hitam ISIS,” ujar Singgih kepada wartawan, dikutip merdeka.com, Kamis (13/8).

Namun, Singgih sendiri tidak mau menyebutkan siapa nama pemilik konter handphone tersebut. Dari sejumlah keterangan yang diperoleh dari warga sekitar pemilik konter handphone tersebut milik warga berinisial Sy.

Sementara itu, Polisi juga mengeledah Rumah Kos yang berada di Dukuh Gerdu Rt 2 RW VI Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah. Ratusan aparat kepolisian yang datang melakukan penggeledahan sekitar pukul 13.00 WIB. Rumah kos itu diduga merupakan tempat kos Ibad untuk menyimpan rangkaian bom.
Ditempat tersebut polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kabel, black powder, arang, 21 rangkaian bom dan belerang.Usai penggeledahan, aparat kepolisian segera meninggalkan lokasi, tanpa ada keterangan apa pun. (Ki)

%d blogger menyukai ini: