Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Bobol E-mail Maliki, ISIS Kumpulkan Data Pejabat Irak

Bobol E-mail Maliki, ISIS Kumpulkan Data Pejabat Irak

An image grab taken from a propaganda video released on March 17, 2014 by the Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL)'s al-Furqan Media allegedly shows ISIL fighters raising their weapons as they stand on a vehicle mounted with the trademark Jihadists flag at an undisclosed location in the Anbar province. The jihadist Islamic State of Iraq and the Levant group has spearheaded a major offensive that began on June 9, 2014 and has since overrun all of Iraq's northern Nineveh province. AFP PHOTO / HO / AL-FURQAN MEDIA === RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / HO / AL-FURQAN MEDIA" - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS FROM ALTERNATIVE SOURCES, AFP IS NOT RESPONSIBLE FOR ANY DIGITAL ALTERATIONS TO THE PICTURE'S EDITORIAL CONTENT, DATE AND LOCATION WHICH CANNOT BE INDEPENDENTLY VERIFIED ===
Sketsanews.com – Mantan Menteri Komunikasi Irak Mohammed Allawi mengatakan, ISIS memiliki data hampir semua pejabat Irak. Allawi menyebut ISIS mendapatkan data-data tersebut dari mantan Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki.

Allawi menegaskan, ISIS telah membobol e-mail mantan pemimpin Irak itu, sehingga semua data yang ada di dalam email tersebut, termasuk data para pejabat dan mantan Menteri Irak dimiliki oleh kelompok radikal itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dihimpun sindonews.com, Allawi menyatakan, “Perdana Menteri Haider al-Abadi berusaha untuk menghidupkan kembali proyek jaringan aman dan bersatu, karena saat ini kita benar-benar terbuka. ISIS telah memiliki informasi tentang semua kementerian Irak termasuk Kementerian Dalam Negeri,” kata Allawi.

Dia menambahkan, “ISIS berhasil menembus e-mail dari mantan Perdana Menteri Nuri al-Maliki. Solusinya agar hal semacam ini tidak terjadi lagi adalah menemukan jaringan yang aman dan terpadu, yang mana telah dibatalkan,” sambungnya.

Maliki sendiri saat ini memang menjadi orang yang paling dipersalahkan atas kemunculan ISIS di Irak. Kebijakan-kebijakan yang dia ambil dahulu, yang diniliai mengkerdilkan kaum Sunni menjadi penyebab utama munculnya kelompok militan, yang merupakan cikal bakal ISIS.(Su).

%d blogger menyukai ini: