Sketsa News
Home Berita Terkini, News Aksi Berani Elanto Wijoyono Hadang Konvoi Motor Gede

Aksi Berani Elanto Wijoyono Hadang Konvoi Motor Gede

833_17588_Elanto bersepeda
Sketsanews.Com – Nama Elanto Wijoyono, warga Condongcatur, Sleman, Yogyakarta jadi perbincangan di media dan publik dalam dua hari ini. Aksi nekatnya menghentikan konvoi motor gede (moge) di Ring Road Utara Yogyakarta mengundang pujian dari banyak kalangan.

Pria 32 tahun itu merasa kesal karena beberapa hari ini di Yogyakarta banyak konvoi moge tanpa mematuhi lampu lalu lintas. Kekesalan Elanto pun memuncak sehingga melakukan aksi nekat menghadang konvoi moge di lampu lalu lintas alias traffic light Condong Catur, Sabtu (15/8) sore. Sebab, aksi konvoi moge tanpa mematuhi lampu lalu lintas itu juga mengakibatkan kemacetan.

“Sudah kali kesekian di Jogja konvoi Harley menyebabkan kemacetan dan merugikan pengendara lain. Selain itu juga ada penggunaan patroli pengawalan yang saya sebagai warga memandangnya seharusnya hanya untuk kepentingan darurat, bukan mengawal rombongan yang nggak penting ini,” katanya kepada Radar Jogja.

Konvoi moge yang dikawal polisi tak membuat Elanto ciut nyali. Ia bahkan melakukan aksi nekatnya di depan petugas polisi lalu lintas. Dengan menggunakan sepeda genjot, pekerja swasta itu langsung beraksi.

Menurutnya, konvoi moge cenderung menggangu lalu lintas. Dia justru heran dengan polisi yang malah membiarkannya. “Ini kan sudah berkali-kali setiap tahun, saya sebagai warga berharap polisi melakukan tugasnya,” imbuhnya.
Elanto bukannya langsung ujuk-ujuk menghadang konvoi moge. Sebelumnya ia terlebih dulu mengeluhkan konvoi moge yang menganggu pengguna lalu lintas lainnya itu ke petugas kepolisian, bahkan dengan mendatangi kantor polisi. “Saya ke Ditlantas Polda, tapi alasannya pejabat berwenang tidak ada di tempat,” terangnya.

Kesal keluhannya tak digubris, Elanto mulai menyampaikan protes melalui media sosial. Setelah itu barulah ia melakukan aksi turun ke jalan dengan dukungan warga.

“Awalnya ngetwit (mengunggah komentar di Twitter, red), tapi banyak temen yang ternyata punya kepedulian sama. Akhirnya tanpa dikoordinasi spontan saja kita sama-sama turun ke jalan,” ujarnya
sumber jawapos.com

%d blogger menyukai ini: