Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News SIAP Tak Mau Dituduh Teroris

SIAP Tak Mau Dituduh Teroris

siap
Sketsanews.com – Solidaritas Islam Anti Penindasan (SIAP) secara tegas mengatakan perkumpulannya tidak berkaitan dengan kegiatan terorisme. Pendiri SIAP, Muhammad Taufik mengatakan organisasinya memiliki AD/ART dan tidak berhubungan dengan terorisme.

Melansir metrotvnews.com, Taufik mengungkapkan, “Jangan hanya karena ditemukan kaos bertuliskan SIAP lalu ada pernyataan bahwa kami terlibat teroris. Bahkan Giyanto (terduga teroris yang ditangkap Densus) saja kami tidak kenal. Saya kecewa sempat ada pernyataan dari kepolisian yang mengatakan SIAP itu teroris,” ungkapnya di Surakarta, Rabu (19/08/2015).

Pernyataan ini mengemuka setelah ditemukan kaos bertuliskan ‘SIAP Terbunuh atau Menang’ pada saat penggeledahan terduga teroris di Semanggi Pasar Kliwon, Surakarta pada 12 Agustus 2015 lalu. Taufik mengaku tidak tahu pasti bagaimana kaos tersebut bisa berada di tempat terduga teroris saat penggeledahan. “Mungkin ada pihak yang sengaja ingin menjelekkan SIAP,” imbuhnya.

Dia juga menambahkan, pendirian SIAP pada 2002 dilatarbelakangi keinginan untuk merangkul preman di Kota Solo. “Kami bersama-sama belajar bagaimana jadi orang baik. Kegiatan kami, misalnya, belajar sholat, belajar ngaji, menertibkan preman-preman yang memeras sembarangan. Itu kan kegiatan yang membantu tugas kepolisian mengapa justru kita dicap teroris,” tuturnya.

Taufik meminta pihak-pihak yang telah menuduh organisasinya sebagai perkumpulan teroris, segera mencabut pernyataannya. “Saya minta, pihak yang memberikan statement bukan hanya mengklarifikasi, namun juga mencabut pernyataannya. Saya juga minta adakan legal audit terhadap Densus 88,” ungkapnya.

Dia mengaku akan mengirimkan surat protes ke Markas Besar Kepolisan RI. Dirinya juga berencana mengajukan gugatan peninjauan hukum ke Mahkamah Konstitusi mengenai Densus. “Teror itu kan sebenarnya menciptakan ketegangan. Jangan lalu dikaitkan dengan agama tertentu. Jika seperti itu, justru Densus-lah yang menjadi teroris,” pungkasnya.(Su).

%d blogger menyukai ini: