Sketsa News
Home Berita Terkini, News MUI Sarankan Tambahan Nama Depan Tuhan Kelahiran Banyuwangi

MUI Sarankan Tambahan Nama Depan Tuhan Kelahiran Banyuwangi

Sketsanews.com-Surabaya. Kontroversi pria bernama Tuhan (42 tahun) asal Banyuwangi mendapat sorotan dari Kyai yang juga bagian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Beliau menyarankan untuk menambahkan kata depan dari nama tersebut.

“Janganlah manusia dikasih nama Tuhan. Tuhan boleh dipakai namanya asalkan ditambahi kata di depannya misalnya Abdullah. Illah kan nama Tuhan, karena didepannya ada Abdu, maka menjadi hamba Allah,” ujar Ketua MUI Jawa Timur KH Abdussomad Bukhori di sela acara Musyawarah Nasional (Munas) ke 9 MUI di Hotel Garden Palace, Surabaya, Senin (24/8/2015), seperti dilansir Detik.com.

Ia menerangkan, secara etika keagamaan, penggunaan nama Tuhan pada manusia adalah tidak tepat. Karena Tuhan adalah dzat yang disembah. “Tuhan memang nama yang baik, tapi nggak cocok, karena itu mensyirikkan Tuhan. Tuhan kan dzat yang disembah. Lah kalau orang masak Tuhan,” tuturnya.

KH Abdussomad memberikan saran, agara nama Tuhan diganti, atau menambah kata didepannya. Jika saran tersebut tidak digubris, maka pemerintah setempat tidak mengeluarkan kartu identitas atau KTP.

tukang-kayu-asal-banyuwangi-bernama-tuhan-antara
Warga Banyuwangi bernama Tuhan. Antara

Nama Tuhan menjadi viral di sosmed merupakan warga asli RT 001 RW 002 Dusun Krajan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur. Toha, sapaan akrabnya dilahirkan pada 30 Juni 1973 dan berprofesi sebagai tukang kayu. KTPnya diterbitkan pada 7 oktober 2012 dan habis masa berlakuknya pada 30 Juni 2017. Foto KTP tersebut beredar di sejumlah pengguna sosial media terutama di grup jejaring sosial.

(in)

 

 

%d blogger menyukai ini: