Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News 40 Tewas, Akibat Serangan Udara di Yaman

40 Tewas, Akibat Serangan Udara di Yaman

yaman3-e1427550648504

Sketsanews.com – Serangan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap posisi pemberontak syiah Houthi di propinsi Baida Yaman tengah terus berkecamuk. setidaknya 40 orang dalam 24 jam, dikutip AFP dari sumber militer.

Pasukan pro-pemerintah berhasil merebut kembali kota Mukayris yang sebelumnya sempat dikuasai pemberotak Houthi. Serangan tersebut mengakibatkan 19 pemberontak, 15 loyalis, dan enam warga sipil tewas.

Mukayris terletak di perbatasan antara Baida dan provinsi bagian selatan Provinsi Abyan yang telah direbut kembali loyalis bersama dengan kota-kota lainnya antara lain Aden, Lahj, Daleh, dan Shabwa sejak pertengahan Juli.

Baida adalah tempat tinggal suku Sunni yang telah memerangi pemberontak Houthi Syiah sejak milisi tersebut bergerak dari markasnya di utara akhir tahun lalu.

Bentrokan lainnya sedang berlangsung pada Selasa dan serangan koalisi menyerang pemberontak di Provinsi Marib yang luas dan kaya minyak di wilayah timur, kata saksi.

Pada Senin, seorang pejabat setempat mengatakan bahwa 53 anggota Houthi tewas dalam serangan udara koalisi di Marib.

Namun, tidak ada konfirmasi secara independen dari laporan tersebut.

Kelompok Houthi telah menguasai sebagian besar wilayah di Yaman termasuk Sanaa, memaksa Presiden Abedrabbo Mansour Hadi melarikan diri ke kota pelabuhan Aden di Yaman Selatan dan kemudian mengasingkan diri ke Arab Saudi.

Pada Maret lalu, Arab Saudi meluncurkan sebuah serangan udara. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) juga telah mendukung pasukan pro pemerintah dengan senjata dan pasukan.

Riyadh menuduh Teheran mempersenjatai kelompok Houthi, namun Iran menyangkal tuduhan tersebut.

Pertempuran terbaru telah difokuskan di provinsi sekitar Sanaa, termasuk kota ketiga terbesar Taez yang dilihat sebagai kunci untuk mengendalikan ibu kota.

Warga melaporkan bahwa Kota Taez dalam keadaan tenang pada Selasa pagi setelah terjadi bentrokan dan serangan udara semalam.(ki)

%d blogger menyukai ini: