Sketsa News
Home Berita Terkini, News Amien Rais : Indonesia Mengalami Kerapuhan Politik

Amien Rais : Indonesia Mengalami Kerapuhan Politik

Amien Rais ((foto Antara)
Amien Rais ((foto Antara)

Sketsanews.com – Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengatakan, saat ini Indonesia sedang mengalami kerapuhan politik. Menurut mantan ketua MPR itu, pemerintah terkesan tunduk pada kekuatan asing dan pemerintah hanya bisa memberikan janji janji yang tidak terealisasi kepada rakyatnya.

Hal tersebut,lanjut Amien, terlihat dari perbankan, pertambangan, pertanian, perkebunan serta sektor ekonomi lainnya sudah didominasi oleh kekuatan asing.

Amien berharap bangsa Indonesia jangan sampai bernasib sama seperti Uni Soviet dan Yugoslavia. Menjelang kebangkrutan dua negara tersebut masing-masing ekonominya mengalami kegagalan.

“Menjelang kebangkrutan dua negara tersebut masing-masing ekonominya mengalami kegagalan, rakyatnya hanya dikasih janji-janji, para penguasa negara secara sadar berusaha memecah belah lawan politiknya, ini hampir sama seperti di Indonesia,” kata Amien Rais di kediamannya saat mengklarifikasi kepindahan PAN ke KIH di Yogyakarta, dikutip Okezone.com Kamis (3/9/2015).

Amien memberikan usulan agar pemerintah, duduk bersama dengan sembilan elemen untuk memecahkan persoalan bangsa. sembilan elemen itu adalah Pimpinan TNI POLRI, Ketum Parpol, perwakilan pemuka agama yang ada di Indonesia, berbagai tokoh bangsa, wakil perguruan tinggi, wakil pengusaha, perwakilan pemred, wakil NGO/LSM, serta perwakilan tokoh bangsa.

“Saya usulkan agar seluruh kekuatan politik, dalam menghadapi krisis ekonomi melakukan sharing of power dan sharing of responsibility. Karena biasanya orang hanya ingin berbagi kekuasaan tetapi tidak ingin bersedia berbagi tanggung jawab,” jelasnya.

Elemen tersebut, menurut Dia, harus memiliki kesamaan pandangan tentang krisis yang dihadapi bangsa ini.”Elemen-elemen wakil bangsa ini perlu memiliki kesamaan pandangan tentang krisis yang sedang kita hadapi,” tandasnya.

Dia berharap pertemuan dengan beberapa elemen itu bisa dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Mungkin diperlukan beberapa hari untuk mengambil sikap yang sama dan komitmen bersama menghadapi tantangan apa pun yang akan datang baik dari dalam maupun luar negri,” tandasnya.(Ki)

%d blogger menyukai ini: