Sketsa News
Home Tak Berkategori Deklarasi Menado 2015, AICIS-15 dalam “Harmoni in Diversity”

Deklarasi Menado 2015, AICIS-15 dalam “Harmoni in Diversity”

Rilisan resmi Laman Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Menteri Lukman Hakim Saifuddin membuka Annual International Conference On Islamic Studie (AICIS) ke-15 di Menado (03/09/15).

lukman-hakim-saifuddin-membuka-AICIS-15-deklarasi-menado-2015-1“Kemajemukan Indonesia adalah rahmat. Sehingga, kita harus pandai-pandai mengelola Indonesia. Harmony in Diversity. Hidup damai dalam perbedaan adalah dambaan kita semua. Hidup dengan penuh warna-warni juga sesuatu yang sangat indah.” ujar Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin.

Konferensi internasional tahunan kali ini berlangsung tidak lama setelah dua organisasi civil society terkemuka di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, melaksanakan muktamarnya dengan keputusan-keputusan yang luar biasa hebat untuk kepentingan menjaga kemajemukan dan pluralitas kebangsaan Indonesia. Harus diakui, bahwa peran kedua organisasi ini sebagai penjaga gawang kebhinnekaan Indonesia sangat penting dalam merawat Indonesia sebagai satu dari sedikit negara-negara di dunia yang berhasil mempertahankan prinsip utama negara modern, yaitu: Harmony in Diversity.

Dalam konteks inilah AICIS ke-15 ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis. Tema yang dipilih, yaitu “Harmony in Diversity”, adalah tema yang sangat relevan dengan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi bangsa. Tema ini perlu terus dikumandangkan agar nilai-nilai pluralisme dan kedamaian semakin tumbuh dan berkembang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Deklarasi Manado untuk Indonesia Damai ditandatangani oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Djouhari Kansil, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Amsal Bahtiar, Rektor IAIN Lampung Mukri, Rektor IAIN Manado Rukmina Gonibala, Rektor UIN Aceh Farid Wajdi, Rektor UIN Makassar Musafir Pababbari, Rektor UIN Surabaya Abdul A`la, Rektor IAIN Banjarmasin Fauzi Aseri, Rektor IAIN Ambon Hasbullah Toisuta, Ketua STAIN Jayapura Habib Al-Idrus, Ketua STAIN Pamekasan M Taufik, dan Ketua STAKN Manado Jeane Tulung.

Adapun piagam bersama yang diusung selaras dengan tema penyelenggaraan AICIS Tahun 2015 : Harmoni in Diversity: Promoting Moderation and Preventing Conflicts in Socio-Religious Life ini berisikan antara lain :

  1. Kami meyakini bahwa keragaman bangsa Indonesia adalah sumber kekuatan;
  2. Kami bertekad menjaga suasana damai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia yang kuat, sejahtera dan berdaulat;
  3. Kami akan bahu membahu dengan semua komponen bangsa untuk mencegah setiap usaha, gerakan, dan pemikiran yang dapat mengusik kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;
  4. Kami mendukung setiap langkah negara untuk mencegah berkembangnya segala bentuk fanatisme, ekstrimisme dan radikalisme yang mengatasnamakan suku, agama, ras dan golongan;
  5. Kami mengajak semua komponen bangsa untuk berperan aktif dalam menegakkan nilai-nilai kebersamaan, dan menjaga kedamaian.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama 4 hari ini (3-6 September 2015), akan dihadiri sebanyak kurang lebih 1500 peserta dari mancanegara baik sebagai pemateri utama, presenter pleno, maupun pembahas berbagai naskah akademik/ paper ilmiah bidang studi kajian Islam. Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) Tahun 2015 ini dibuka oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin dan ditutup secara resmi oleh Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Amsal Bahtiar dan Rektor IAIN Manado Rukmina Gonibala setelah sebelumnya akan ada closing-remarks dari KH. Mustofa Bisri.

Sumber :

(in)

%d blogger menyukai ini: