Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Pemerintah Ingin Pasal Teroris-Kelompok Radikal Ada di KUHP

Pemerintah Ingin Pasal Teroris-Kelompok Radikal Ada di KUHP

jaksa-agung-prasetyo-tengah-menghadiri-rapat-dengar-pendapat-dengan-_150630155251-225Sketsanews.com – Pemerintah saat ini sedang menyusun Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang tindak pidana terorisme dan kelompok radikal. Sebab, UU soal ini belum terakomodir dalam Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang diajukan pemerintah.

Menurut Jaksa Agung, HM Prasetya, pemerintah ingin memasukkan pasal soal tindak pidana perekrutan teroris dan kelompok radikal di dalam RUU KUHP. Kejaksaan juga mendukung upaya pemerintah untuk memasukkan pasal itu di RUU KUHP.

Melansir Republika.co.id, Prasetya mengatakan, “RUU KUHP belum akomodir tindakan perekrutan kelompok teroris dan pengikut paham radikal,” tuturnya saat rapat kerja dengan komisi III DPR RI, Senin (7/9).

Mantan politikus partai Nasdem itu menambahkan, pasal tersebut penting diberlakukan di Indonesia. Selain itu, Kejaksaan mendorong pembahasan RUU KUHP lebih difokuskan untuk mengakomodir pengakuan terhadap hak-hak korban.

Kejaksaan juga menginginkan RUU KUHP memuat jenis pidana baru, yaitu pidana pengawasan dan pidana kerja sosial. “Kejaksaan berharap dalam waktu paling lama 3 tahun sejak UU ini berlaku, sudah terdapat peraturan pelaksanaan pidana tersebut,” tegas Prasetyo. (Su)

%d blogger menyukai ini: