Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Otak-Atik Listrik 16Mwnya Rizal Ramli Bikin Kaget JK

Otak-Atik Listrik 16Mwnya Rizal Ramli Bikin Kaget JK

Sketsanews.com. Kegaduhan Istana berlanjut dengan kontroversi menteri Rizal Ramli dengan menurunkan target proyek 35 ribu Megawatt(Mw) menjadi 16 Mw.

Menko Rizal setelah rapat bersama Direktur Jenderal Kelistrikan Kementerian ESDM Jarman, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basyir, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan serta dari Kementerian lainnya membuat pernyataan akan menurunkan target pembangunan kapasitas listrik dari 35 Mw menjadi 16Mw.

Setelah melakukan kajian yang matang, diketahui kebutuhan riil listrik pada saat beban puncak sampai 2019 sebesar 74.525 Mw. Sedangkan pada 2015, beban puncak mencapai 50.856 Mw.

Dengan adanya program 35 ribu Mw dia memperkirakan akan ada ketersediaan kapasitas pembangkit sebesar 95.586 Mw sampai 2019.

“Padahal, kebutuhan sampai 2019 pada beban puncak hanya 74.525 Mw. Maka akan ada kapasitas yang idle sebesar 21.331 Mw. Sesuai aturan yang ada, PLN harus membeli listrik yang dihasilkan swasta. Inilah yang say maksudkan bisa membuat PLN bangkrut,” tutur Menko Maritim itu.

Senada dengan itu, Direktur Utama (Dirut) PLN Sofyan Basyir mengatakan, sesuai ketentuan yang ada, PLN diharuskan membeli 72 persen dari total listrik yang diproduksi swasta. Ketentuan ini berlaku baik untuk listrik yang digunakan PLN maupun tidak digunakan.

Berdasarkan hasil hitungan tersebut, maka ada kewajiban PLN untuk membeli listrik swasta sebesar tidak kurang dari USD10,763 miliar per tahun.

“Jadi setelah dievaluasi betul-betul, maka yang harus selesai dalam 5 tahun sebesar 16 ribu Mw. Itupun PLN sudah melakukan pekerjaan besar,” papar dia.

Sisanya 19 ribu Mw kata Rizal, dapat dilanjutkan pembangunannya dalam kurun waktu 5 tahun berikutnya. Sehingga dia mengubah nama proyek listrik 35 ribu Mw menjadi Proyek Percepatan Pembangunan dan Diversifikasi (PPD) Listrik.

perseteruan-rizal-ramli-dengan-wapres-jk-bahaya-bisa-picu-kegaduhan

Wakil Presiden RI turut menanggapi langkah menteri yang sempat bersiteru dengan dirinya. Menurutnya Rizal belum melaporkan soal hal tersebut, sehingga mana bisa Rizal dengan sepihak mengubah tanpa membicarakan dahulu dengan dirinya dan Jokowi.

“Saya tidak tahu soal itu,” kata JK di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2015).

Dengan mimik heran JK menegaskan, 35 ribu Mw merupakan target yang telah dicanangkan Presiden Jokowi. Maka tak ada yang bisa mengubah dan mengutak-atiknya tanpa persetujuan presiden. Lagi pula, pihak-pihak yang ada sudah sepakat untuk membangun target fantastis tersebut.

“Iya dong. Kalau putusan presiden siapa yang bisa merubahnya. Mereka akan siap bikin sejauh ini,” pungkasnya.

Sumber :

  1. ekonomi.metrotvnews.com
  2. ekonomi.metrotvnews.com

(in)

%d blogger menyukai ini: