Sketsa News
Home Berita Terkini, News Buwas Lengser, Status Tersangka FN Dicabut

Buwas Lengser, Status Tersangka FN Dicabut

Anton_Charliyan (foto RMOL.co)
Anton_Charliyan (foto RMOL.co)

Sketsanews.com – Kadiv Humas(Kepala Divisi Hubungan Masyarakat) Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan membuat pernyataan mengejutkan. Ia meralat omongannya yang sebelumnya menyebutkan FN, salah seorang direktur di Pelindo II merupakan tersangka mobile crane (alat berat).
Ia mengaku keliru, dan tak sungkan meminta maaf.

“Saya minta maaf karena dulu sudah dibilang tersangka,” kata Anton kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan,dikutip jawapos.com, Jumat (11/9).

Anton mengungkapkan kalau penetapan tersangka itu berkaitan dengan nasib dan status seseorang sehingga tidak mudah. Akan tetapi dirinya tetap memastikan kalau kasus ini tetap akan ada tersangka tapi nanti.

“Mungkin bisa dua atau tiga tersangkanya, kita tunggu saja,” sambung perwira tinggi bintang dua itu.

Sejauh ini, proses pemeriksaan saksi-saksi masih terus berlanjut di Bareskrim Mabes Polri. Akan tetapi belum ada yang membeberkan secara rinci siapa tersangka kasus yang diperkirakan merugikan negara puluhan miliar rupiah itu.

Sebelumnya, seperti yang diberitakan media, Komjen Budi Waseso saat masih menjabat Kabareskrim 3/9/2015 lalu, mengatakan pihaknya sudah mengantongi tersangka korupsi di BUMN pengelola pelabuhan itu. “Sudah ada (tersangka),” ucap Budi Waseso, dikutip jawapos.com

Buwas, panggilan akrab Budi Waseso, mengaku sudah menjerat satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek mobile crane di Pelindo II. Tersangkanya adalah petinggi Pelindo II bernama Ferialdy Nurlan alias FN.

Sedangkan penyidik senior di Bareskrim juga mengungkapkan, tersangka kasus korupsi mobile crane itu ditetapkan sejak 27 Agustus 2015, atau sehari sebelum tim Bareskrim menggeledah kantor Pelindo II di Tanjung Priok, Jumat (28/8) pekan lalu. Ferialdy merupakan direktur operasi dan teknik di Pelindo II.

“Sehari sebelum penggeledahan, nama FN sudah tercantum di SPDP (surat pemberitahuan dimulainya penyidikan, red) sebagai tersangka,” ujar dia.

Bareskrim pun menjerat anak buah RJ Lino di Pelindo II itu dengan pasal Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dilihat dari pasal yang digunakan, Ferialdy disangka memperkaya diri ataupun pihak lain dengan menyalahgunakan kewenangan.(Ki)

%d blogger menyukai ini: