Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Makkah Seperti manhattan dan Las Vegas

Makkah Seperti manhattan dan Las Vegas

Kota Makkah 2015 (foto kabarmakkah.com)
Kota Makkah 2015 (foto kabarmakkah.com)

Sketsanews.com – Direktur Eksekutif the Islamic Heritage Research Foundation, Irfan al Alawi menyebut kondisi Kota Suci Makkah sekarang ini, seperti manhattan dan Las Vegas .

“Memang benar Makkah sudah tidak sakral lagi buat beribadah karena sudah terlalu modern. Makkah kini telah menjadi seperti Manhattan dan Las Vegas,” kata Irfan al alawi, dikutip merdeka.com

Pernyataan Peneliti sejarah warisan Islam ini, bukan tanpa sebab. Sejak Pemerintah Saudi berencana memperluas wilayah Kota Makkah dan Madinah tahun 2012 lalu, situs-situs bersejarah Islam banyak yang tergusur. Sekitar 4.500 situs bersejarah hilang sejak setengah abad lalu. Padahal situs-situs itu sudah ada ketika Nabi Muhammad SAW masih hidup bersama para sahabatnya.

“Dalam 50 atau 60 tahun terakhir, kita telah kehilangan hampir 4.500 situs Islam bersejarah semasa hidup Nabi Muhammad, ahlul bait, dan para sahabat,” ujarnya.

Saat ini rumah Aminah (ibu Rasulullah) dan kediaman Khadijah (istri Rasulullah) yang terletak di Masjidil Haram sudah raib tergusur pelebaran pembangunan masjidil haram. Bahkan pemerintah Arab Saudi berencana memindah makam Nabi Muhamad SAW.

Pada 19 Agustus 2011 silam, pemerintah Saudi memang sedang gencar membangun pelebaran tempat ibadah di Kota Makkah dan Madinah. Dana yang digelontorkan pun tak tanggung-tanggung. Untuk proyek King Abdullah Expansion, yakni pembangunan Masjidil Haram itu, Saudi menggelontorkan dana USD 21 miliar.

Pelebaran Makkah memang memiliki alasan sendiri oleh Kerajaan Saudi. Rencana pembangunan itu diperuntukan bagi para jamaah haji yang terus meningkat saban musim haji. Pembangunan itu pun ditangani dengan sistem mekanik yang begitu canggih.

Namun sayang, menurut Irfan al Alawi, pembangunan itu justru membuat sejarah Islam terkubur. Misalnya, rumah sahabat nabi, Abu Bakar kini berganti menjadi Hotel Hilton. Hotel tersebut langsung menghadap ke Masjidil Haram. Bahkan teranyar, modernisasi Makkah juga bakal menggusur rumah kelahiran nabi.

Rumah bersejarah itu bakal diganti dengan perpustakaan dan istana imam Masjid Al-Haram. “Saya pikir sangat penting bagi kaum muslim dari seluruh dunia untuk menyadari apa yang sebenarnya telah terjadi,” ujar Alawi.

Jika selesai, Masjidil Haram memang diperkirakan mampu menampung jamaah haji sebanyak 1,2 juta orang. Pembangunan itu direncanakan bakal rampung pada 2020 mendatang. Namun sayang, di sisi lain pembangunan itu melanggengkan situs-situs sejarah Islam untuk dimusnahkan.

Ia menegaskan dan mendorong muslim dunia untuk sadar jika Islam bisa jadi nantinya hanya menjadi agama dongeng. “Kita harus sadar soal apa yang telah terjadi di Makkah dan Madinah. Sejak 1924 sampai sekarang dan apa yang bakal terjadi di masa depan,” katanya.(Ki)

%d blogger menyukai ini: