Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Tragedi Crane Masjidilharam, Raja Saudi “Hukum” Bin Laden Group

Tragedi Crane Masjidilharam, Raja Saudi “Hukum” Bin Laden Group

tragedi-crane-masjidilharam-raja-saudi-hukum-bin-laden-group-Yb9
Sketsanews.com – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz “menghukum” perusahaan konstruksi milik keluarga Osama bin Laden setelah tragedi robohnya tower crane di Masjidilharam, Mekkah, yang menewaskan 107 orang, termasuk 11 jemaah calon haji Indonesia. Perusahaan itu telah dilarang menggarap proyek baru Pemerintah Saudi.

Raja Salman melalui juru bicara resmi Kerajaaan Arab Saudi menyatakan, perusahaan Saudi Binladin Group (SBG) yang dijalankan oleh saudara Osama bin Laden itu tetap salah dalam tragedi robohnya crane.

Dalam pantauan Sindonews.com, Keputusan Raja Salman itu juga mengacu pada hasil kerja aparat penyelidik.”SBG ikut bertanggung jawab atas kecelakaan,” bunyi pernyataan juru bicara resmi Kerajaan Arab Saudi, “(SBG) tidak menghormati aturan keselamatan,” lanjut pernyataan itu.

Sebelumnya, kesimpulan awal penyebab robohnya crane adalah badai. Tragedi itu juga menyebabkan hampir 400 orang terluka. ”Posisi crane itu melanggar instruksi pengoperasian yang disiapkan oleh produsen,” bunyi pernyataan penyelidik yang dilansir semalam (15/9/2015).

Anggota Dewan Direksi SBG , termasuk ketuanya Bakar Bin Laden, dilarang bepergian ke luar negeri sampai vonis atas kecelakaan crane dibacakan. SBG selama ini menjadi kontraktor yang disukai keluarga Kerajaan Saudi untuk menggarap mega proyek perluasan Masjidilharam. Nilai proyek yang ditargetkan rampung empat tahun itu senilai USD 27 miliar. Masjid suci umat Islam itu akan diperluas hingga 400 ribu meter persegi untuk menampung 2,2 juta jemaah sekaligus.

Sebelumnya, seorang insinyur senior SBG yang berbicara dalam kondisi anonim, mengatakan kepada AFP bahwa kecelakaan crane itu adalah “aksi Tuhan”. Dia memastikan pengoperasian crane sesuai prosedur. ”Ini telah diinstal dengan cara agar tidak mengganggu ratusan ribu jemaah dan dikerjakan dengan cara yang sangat profesional,” ujarnya.

Dia menambahkan, ”Ini adalah tempat yang paling sulit untuk bekerja, karena sejumlah besar orang ada di area ini,” lanjut insinyur itu mengacu pada area Masjidilharam.

Raja Salman juga telah mengumumkan bahwa keluarga semua korban luka parah dalam tragedi crane akan diberi dikompensasi 1 juta riyal. Sedangkan korban luka ringan akan diberi kompensasi separuhnya. (Su)

%d blogger menyukai ini: