Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Kapolri : Kelompok Santoso Mutilasi Warga

Kapolri : Kelompok Santoso Mutilasi Warga

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

Sketsanews.com – Peristiwa pembunuhan sadis menimpa tiga orang warga Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng). Ketiganya digorok hingga kepalanya putus. Menurut Kapolri Jenderal Badrodin Haiti pembunuhan tersebut terkait teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso.

“Dari hasil penyelidikan kita memang itu dilakukan oleh kelompok Santoso. Pascakontak tembak pada 16, 17, 18, 19 Agustus lalu, Santoso memang mulai mengancam akan turun, akan membalas nyawa, darah dibalas dengan darah, mereka telah membunuh warga,” kat Badrodin Kamis (17/9).

Santoso diyakini membabi buta dengan menebar teror membunuh siapa yang diyakini sebagai musuh atau mata-mata sebagai aksi balas dendam. Santoso ‎ membuat teror kepada masyarakat setempat.

“Kita sudah lakukan pengejaran, operasi, tetapi belum kita dapatkan. Kami sudah meminta anggota untuk mengamankan seluruh warga yang ada di kebun-kebun dan di kali. Tapi menjaga satu persatu ya, tentu tidak bisa,” kata Badrodin

Mereka yang bernasib nahas itu adalah I Wayan Astika, 70 tahun, warga Dusun Gigit Sari, Desa Balinggi, Kecamatan Balinggi. Jenazah Wayan yang merupakan transmigran asal Bali itu ditemukan dalam keadaan tidak utuh di kebunnya, pada Minggu (13/9).

Sebelum Wayan tewas terpenggal, istri korban, NNS, mengaku didatangi orang tidak dikenal di pondoknya. Kelompok tersebut meminta agar NNS tetap tinggal di pondok dan membawa suaminya pergi.

Beberapa saat kemudian NNS baru berani beranjak dari pondok mencari suaminya ke kebun hingga kemudian mendapati sang suami sudah meninggal itu

Mayat kedua ditemukan sehari kemudian ddi kebun Dusun Buana Sari, Desa Tolai Induk, Kecamatan Torue. Korban diketahui bernama Simon alias Hengky, 50 tahun, warga Tolai Barat, Dusun Matanpondo, Torue. Simon ditemukan telah meninggal di parit dengan leher tergorok.

Adapun mayat tanpa kepala ketiga ditemukan di Kilometer 19, Desa Sausu Salubanga, Kecamatan Sausu dengan identitas yang belum diketahui. Parigi Moutong adalah kabupaten yang bertetangga dengan Poso. Sebagian wilayahnya adalah pegunungan yang ditanami coklat dan kopi. (Zu)

Sumber : beritasatu.com

%d blogger menyukai ini: