Sketsa News
Home Berita Terkini, News Tertangkap dan Dorr! 2 Pembunuh Mahasiswi Berjilbab UWK, Feny Anggrima Lestari

Tertangkap dan Dorr! 2 Pembunuh Mahasiswi Berjilbab UWK, Feny Anggrima Lestari

Sketsanews.com. Tim Buser berhasil membekuk dan menembak 2 pelaku pembunuh Mahasiswi Kedokteran UWK Feny Anggrima Lestari (18) pada Sabtu, 19/09/2015.

Feny ditemukan warga di selokan areal persawahan Dusun Cangkring, Desa Titik, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri pada Minggu pagi (06/06/2015).

Menariknya, terungkapnya identitas mayat berkat pemberitaan sejumlah media massa, baik media elektronik maupun media cetak. Pihak keluarga yakni, Suharto, selaku pamannya yang mengetahui adanya penemuan mayat, akhirnya datang ke Polres Kediri Kota.

“Dari pemberitaan media tentang adanya penemuan mayat dengan menyebutkan ciri-cirinya, baju dipakai, akhirnya datang ke Polres Kediri Kota. Yaitu, paman korban yang datang untuk ngecek ke Satuan Reskrim, dan ternyata benar adalah keponakannya,” ujar Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar, Selasa (09/9/2015) dikutip humas.polri.go.id.

Pihak Universitas membenarkan bila korban adalah Mahasiswi Kedokteran UWK. “Dia mahasiswa semester I Kedokteran disini dan baru masuk dan ada datanya,” kata Andy Arujita Humas Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya saat dihubungi beritajatim.com, Rabu (09/09/2015).

Polisi melacak penelpon gelap yang meminta tebusan uang sebesar Rp 200 juta. Telpon permintaan tebusan itu sendiri diungkapkan oleh Lurah Kedondong Kasno. Orang tua Feny diperas dengan nominal hingga ratusan juta.

“Awalnya penelpon meminta tebusan sebesar Rp 5 juta, kemudian menelpon lagi dan meminta uang Rp 200 juta,” ungkap Kasno, Rabu (09/9/2015)

Berdasar informasi tersebut, Tim buser Satreskrim Polres Kediri Kota berhasil mencokok 2 pelaku pembunuhan yang dikenali dari BBM korban.

“Saya kenal korban setelah mengirim invite nomer PIN BBM ke Fenny,” ungkap Bashari yang sempat buron selama 2 pekan dikutip dari tribunnews.com

Petugas‎ terpaksa menghadiahi kedua pelaku dengan timah panas, karena berusaha kabur saat akan ditangkap. Mereka, Zaenul Hasan Bashari (23) warga Desa Jatirejo, Kabupaten Nganjuk dan Romadhon Daru Wibisono (15) warga Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

“Dua orang masih diperiksa secara intensif,” kata AKBP Bambang Wijanarko,” Sabtu (19/09/2015).

Informasi merdeka.com dapatkan, kejadian itu berawal ketika pelaku dan korban berkenalan melalui BlackBerry Messenger. ZHB saat itu membutuhkan uang buat biaya operasi katarak, lantas mengajak korban bertemu dan berniat mengambil uang korban. Menurut dia, korban memiliki uang senilai Rp 15 juta di ATM-nya. ZHB bersama RDW lantas menemui korban menggunakan mobil sewaan.

Merasa tertipu saat mengetahui ATM korban hanya berisi uang Rp 150 ribu, pelaku yang kesal lantas menghabisi nyawa korban di dalam mobil, dengan memukulnya menggunakan helm serta mengikat lehernya dengan tali. Kejadian itu berlangsung di wilayah Grogol, Kabupaten Kediri.

“Dari hasil penyelidikan sementara petugas, motif yang digunakan pelaku adalah murni pemerasan. Bahkan sebelumnya kedua pelaku juga sempat memeras keluarga korban Feny, mahasiswi 19 tahun di salah universitas di Surabaya senilai Rp 200 juta,” kata Kapolres Kediri, AKBP Bambang W Baiin, kepada merdeka.com.

(in)

%d blogger menyukai ini: