Sketsa News
Home Berita Terkini, News Rekaman CCTV dan Hasil Forensik Fauziah di Kardus Kalideres

Rekaman CCTV dan Hasil Forensik Fauziah di Kardus Kalideres

Sketsanews.com – Hasil Tim Forensik Polda Metro Jaya menemukan dugaan pelaku pembunuhan terhadap fauziah di Kalideres dilakukan lebih dari satu orang.

“Dugaan sementara itu. Sebab ada yang mencekik dan ada juga yang memukul,” kata Ditektur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Minggu (4/10).

Krishna menduga, Fauziah tewas karena dicekik oleh pelaku. Hal itu berdasarkan otopsi forensik yang dipimpin Dr Haris di Rumah Sakit Soekanto Polri Kramatjati.

“Dokter forensik menemukan bekas kekerasan akibat benda tumpul pada bagian leher dan mulut korban,” katanya.

Hasil autopsi menunjukkan, korban disebutkan meninggal dunia 8 hingga 12 jam setelah makan atau sekitar pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB pada Jumat (3/10).

Hal lain yang ditemukan tim dokter, lubang anus dan kemaluan korban dalam kondisi rusak, serta terdapat cairan sperma dan kotoran yang telah dikirim ke bagian DNA (deoxyribose-nucleic acid) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

TEMUAN JEJAK SEPATU

“Ada jejak sepatu, diduga untuk menginjak dan menekuk korban saat dimasukkan ke dalam kardus,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (4/10/2015), dikutip dari RimaNews.

Pelaku juga membalut kaki dan tangan korban dengan lakban warna cokelat agar muat masuk ke dalam kardus minuman air mineral. Dari temuan-temuan di tempat kejadian perkara (TKP), Krishna mengatakan, akan melakukan penyisiran ulang.

 

DUGAAN PELAKU TEREKAM CCTV

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Minggu (14/10/2015), hasil penelusuran di tempat kejadian Minggu siang tadi mengungkap adanya rekaman kamera pengintai (CCTV) yang terpasang di sebuah gudang.

Di rekaman video itu terlihat seorang pria muda yang tak mengenakan helm dan menutupi kepalanya dengan baju hangat atau sweater. Si pengendara melintas pada pukul 17.52 WIB atau sekitar 4 jam sebelum penemuan kardus berisi jasad korban.

Warga curiga kardus itu berisi tubuh korban karena sikap pengendara yang terburu-buru dalam membawa barang tersebut.

Dari Kabar24Closed Circuit Television (CVTV) milik warga Kampung Belakang, Kamal, Jakarta Barat, diduga merekam jejak pembunuh Putri Nur Fauzia.

Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya mengambil dua rekaman kamera milik dua warga untuk diselidiki.

“Nanti kami buka di Polda Metro Jaya,” kata Direktur Reserse dan Kriminal Umum Komisaris Besar Khrisna Murti di kantornya, Minggu (4/10/2015).

Menurut Khrisna Murti, salah satu rekaman kamera pengawas yang dibawa oleh penyidik Kepolisian adalah milik Pendi, pengusaha produksi bijih plastik. Kamera CCTV milik Pendi tersebut berada di ujung gang yang mengarah ke lokasi pembuangan mayat. Kamera berwarna putih itu menghadap ke arah jalan.

Selain membawa rekaman milik pendi, polisi juga membawa rekaman CCTV milik Sudjarwadi, 54 tahun. Dia mengatakan kamera miliknya merekam pergerakan dua motor yang membawa kardus. Motor pertama melaju dari dalam gang menuju ke arah lokasi mayat ditemukan sekitar pukul 17.48 WIB.

“Motor pertama ini membawa satu kardus dengan list biru di permukaan kardus,” ujarnya.

Lalu, sekitar pukul 18.04 WIB, satu motor melintas di lokasi yang sama dengan arah yang sama. Perbedaannya, kata Sudjarwadi, pria kedua membawa kardus yang full berwarna cokelat.

Kamera CCTV milik Sudjarwadi berada di atas pagar tinggi di tempat penampungan besi tua. Kamera tersebut letaknya berdekatan dengan lampu penerangan jalan. Sudjarwadi mengatakan, sulit untuk mendeteksi nomor pelat kendaraan.

sumber :

(in)

%d blogger menyukai ini: