Sketsa News
Home Berita Terkini, News Korban penganiayaan di Boyolali akhirnya meninggal dunia

Korban penganiayaan di Boyolali akhirnya meninggal dunia

Sketsanews.com – Setelah dianiaya dan koma di Rumah sakit Yarsis, Edi Susanto (18), warga Desa Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu (3/10), akhirnya meninggal dunia.
Propam-Periksa-Kapolsek-dan-Anak-Buahnya
Penganiayaan itu bermula, ketika korban dituduh mencuri uang di rumah orang tua salah satu tersangka.

Para tersangka membawa korban ke Jalan Raya Simo-Klego tepatnya di Dukuh Glagah Ombo, Blumbang, Klego, Boyolali, kemudian menyiram bensin ke tubuh korban pada Jumat (11/9). Korban di aniaya hingga menderita luka bakar parah.

Tersangka yang merupakan warga Desa Kedunglengkong dan Blagung Simo yang masih tetangga dengan korban, mencurigai korban berdasarkan penafsiran dan keterangan dari seorang dukun.

Enam tersangka yang diduga menganiaya Edi yakni AR (26), SB (25), NC (18), EAS (24), MM (25), dan Bripka TF seorang anggota Polres Wonogiri . Bripka TF adalah
anggota Sabhara Polres Wonogiri, yang diketahui baru bertugas sebagai polisi sekitar tiga tahun ini

Selain Edi, korban dalam penganiayaan itu adalah Saiful Anwar (15), yang hingga saat ini masih mengalami trauma berat.

Ayah korban, Toyani (50),saat ditemui di rumah duka, Senin, mengatakan, jenazah Edi Susanto kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan di tempat pemakaman desa setempat pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban Edi mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, sedangkan sebagian dada dan kepalanya yang tidak terluka bakar.

Menurut dia, pihaknya sempat terkendala biaya perawatan korban saat hendak membawa pulang jenazah anaknya yang masih ada kekurangan sekitar Rp36 juta. Namun, ia tetap nekad membawa jenazah anaknya pulang.

Kepala Polres Boyolali AKBP Budi Sartono membenarkan korban yang sebelumnya mengalami luka bakar akibat menganiayaan oleh enam tersangka, akhirnya jiwanya tidak tertolong.

Pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Boyolali untuk mengubah pasal yang akan didakwaankan terhadap para tersangka penganiayaan terhadap korban Edi Susanto tersebut.

“Kami segera melakukan koordinasi karena surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kasus ini, sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” katanya, dikutipantaranews.com.(Ki)

%d blogger menyukai ini: