Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Tamu Haji 2015, Hafidz Quran 4,5 Tahun, Fajar Penderita Cerebral Palsy

Tamu Haji 2015, Hafidz Quran 4,5 Tahun, Fajar Penderita Cerebral Palsy

Sketsanews.com – Fajar Abdurokhim Wahyudiono (11), pada pada musim haji tahun ini mendapat undangan khusus dari kerajaan Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Selain Fajar, pemerintah Saudi mengundang kedua orang tua dan dua orang pengasuh Fajar.

Seperti diberitakan TVOne, Rabu (29/09/2015), pemerintah Arab Saudi memberikan undangan untuk Fajar, kedua orang tuanya dan dua orang pengasuh. Tidak hanya itu, Fajar diberi hadiah uang sebesar 200 dolar AS perbulan selama satu tahun.

Keterangan Gambar : Gubenur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat menjumpai Fajar di tanah suci (Foto: Fb, BersamaIslam.com)

Banyak jamaah haji dalam rombongan Fajar yang penasaran. Mereka ingin mendengar dan menyaksikan sendiri kebenaran hafalan Fajar. Beberapa di antara mereka mencoba melontarkan ayat Al-Qur’an dan meminta Fajar menyambungnya. Hasilnya, bocah tersebut mampu melanjutkan setiap ayat dengan lancar.

Fajar adalah putra pasangan Heny Sulistiowati dan Joko Wahyudiono yang lahir pada tahun 2004 yang lalu. Dia lahir prematur pada usia kandungan 7,5 bulan dengan berat badan hanya 1,6 kilogram.

Sejak lahir kondisi Fajar sudah memprihatinkan. Katup jantungnya ada yang bocor dan menderita Cerebral Palsy, yaitu suatu kondisi terganggunya fungsi otak dan jaringan saraf yang mengendalikan gerakan, laju belajar, pendengaran, penglihatan, kemampuan berpikir. Penyakit ini menyebabkan seorang anak akan mengalami keterlambatan perkembangan.

Namun Heni dan suaminya bertekad memberikan yang terbaik untuk putranya. Dengan sabar ayahnya selalu membacakan Al Qur’an setengah juz pada pagi hari dan setengah juz pada malam hari sejak masih berada di inkubator.

“Kami berusaha untuk memberikan lingkungan yang terbaik untuknya. Di rumah saya dan suami sepakat memutarkan tilawah 24 jam agar dia selalu mendengar yang baik-baik saja tanpa terpikir dia akan hafal Al Quran” cerita Heni.

Di usianya yang ketiga, Fajar baru dapat berbicara namun yang keluar dari bibirnya seringkali berupa potongan-potongan ayat Al Qur’an. Pasangan tersebut lalu memanggil seorang guru untuk mengajarkan dan membimbing Fajar. Hasilnya Fajar hafal 30 juz Al Qura’n di usia 4,5 tahun dengan hafalan yang sangat kuat.

“Aku ingin menjadi Imam Masjidil Haram,” jawab Fajar ketika ditanya apa cita-citanya. Dia pun berpesan dan berdoa agar seluruh masyarakat Indonesia semangat untuk menghafal Al Qur’an, dikutip dari BersamaIslam.

 

PERHATIAN Gubenur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Ustad Yusuf Mansyur

“Maafkan saya ya nak. Maafkan pak Gubernur ya nak. Maafkan selama ini luput dari perhatian saya,” ujar Kang Aher, sapaan Gubernur Jabar itu saat menjumpai Fajar di sela-sela menunaikan ibadah haji ke tanah suci, seperti dituliskan Hanny Kristianto dalam akun Facebooknya.

Mengutip laman BersamaIslam, Senin, 5 Oktober 2015, Kang Aher pun mengundang Fajar ke Pakuan, kediaman Gubernur Jabar bersama orang tua dan beberapa mualaf.

Keberadaan Fajar awalnya diketahui oleh Ustad Yusuf Mansyur pada bulan Ramadan lalu. Sama dengan Kang Aher, Ustad YM juga menyesal baru mengetahui keberadaan Fajar.

“Kalau begini ceritanya, maka Fajar adalah penghafal Al Qur’an terkecil (termuda) di dunia, Masya Allah,” ungkap Ustadz Yusuf, saat mengisi acara Tabligh Akbar pada 5 Juli 2015.

(in)

%d blogger menyukai ini: