Sketsa News
Home Berita Terkini, News Petisi Cekal Tawhidi, Pegiat Syiah Australia tembus 3000, acara Eidul Ghadir Batal

Petisi Cekal Tawhidi, Pegiat Syiah Australia tembus 3000, acara Eidul Ghadir Batal

Sketsanews.com – Belum lama ini muncul sebuah petisi berjudul “Mencekal kedatangan Syaikh M Tawhidi ke Indonesia yang menghina negeri ini” dan mendesak pihak Kejaksaan Agung mendeportasinya.

Sebelum ini, dalam akun twitternya, M Tawhidi dinilai menghina muslim Sunni dengan menyebut Indonesia sebagai ‘IndoneSHIA’. “They all spelt it wrong. Since I’m coming, its IndoneShia not Indonesia. Get it right please,” ujarnya. Namun pernyataannya di akun twitternya kini sudah dihapus.

Adapun isi petisi yang dimuat oleh Abu Muhammad Al Jawy di laman Change.org berbunyi :

Indonesia adalah tempat para pemeluk agama yang cinta damai, yang bisa saling menghargai antar agama, dan antar madzhab. Mayoritas penduduk Indonesia adalah warga muslim Sunni yang selama ini sangat toleran kepada madzhab dan penganut agama lain.

Pada tanggal 2-4 Oktober 2015 ini, dijadwalkan akan ada Tokoh Syiah Ekstrem dari Australia bernama Syaikh M Tawhidi yang akan mengisi acara Eidul Ghadir (hari raya ke-3 orang Syiah, setelah Idul Fitri dan Idul Adha) di Jakarta.

Sayangnya M Tawhidi ini menghina negeri ini dengan menyebut nama negeri ini sebagai INDONESHIA, bukan Indonesia. (Kata dia: They all spelt it wrong. Since I’m coming, its IndoneShia not Indonesia. Get it right please.)

Ini adalah penghinaan yang tidak bisa diterima, karena nama negeri ini sejak didirikan, dan yang tertera dalam konstitusi kita adalah Indonesia, BUKAN Indoneshia, yang seolah negeri ini adalah negeri Shia. Hal ini juga sekaligus membuat luka bagi bangsa Indonesia, khususnya mayoritas ummat Islam Indonesia yang notebene adalah Ahlus Sunnah (Sunni).

Selain itu M Tawhidi ini dalam serial tweetnya membuktikan bahwa dia adalah penghina para sahabat dan istri Nabi, dimana sahabat dan istri Nabi di Indonesia adalah tokoh yang amat dihormati dan disegani. Sehingga kedatangan M Tawhidi ini dikuatirkan akan menimbulkan konflik horizontal seperti yang terjadi di Suriah atau Iraq.

Catatan: Pada saat petisi ini dibuat, tulisan dia yang di tweeter sudah dihapus, tapi kami masih menyimpan screenshotnya di

//www.facebook.com/photo.php?fbid=1689218934655860&set=a.1456682434576179.1073741828.100007033081538&type=3&theater&notif_t=like

Beberapa screenshot penghinaan beliau kepada orang-orang yang dihormati dan disegani oleh mayoritas masyarakat muslim Indonesia ada di:

//www.facebook.com/Abu.Muhammad.AlJawy/media_set?set=a.1689265754651178.1073741834.100007033081538&type=3

Dalam hal ini kami meminta kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia untuk mencekal kedatangan M Tawhidi ini ke Indonesia, sekaligus mencari pihak pengundang dan meminta pertanggungjawaban mereka.

Kami warga Indonesia hanya ingin Indonesia selalu damai, tidak ada konflik yang diimpor ke negeri ini. Kami tidak ingin Indonesia mengikuti nasib Suriah ataupun Iraq yang hancur negerinya karena menjadi tempat perang akibat provokasi dari pihak-pihak yang mengancam kedamaian di negeri ini.

Lampiran:

Tweeter M Tawhidi: //twitter.com/Tawhidicom

Facebook M Tawhidi: //www.facebook.com/Tawhidiofficial/timeline

sumber : Mempetisi Kejaksaan Agung NKRI dan 1 penerima lainnya, Mencekal kedatangan Syaikh M Tawhidi ke Indonesia yang menghina negeri iniAbu Muhammad Al Jawy Schenectady, NY

** Fatwa MUI tahun 2006 tentang penegasan paham Sunni yang benar dan diakui di Indonesia, fatwa tahun 2007 tentang pedoman penetapan kriteria aliran sesat, serta fatwa MUI Jawa Timur tahun 2012 bahwa Syiah imamiyah 12 atau samarannya mazhab ahlul bait sesat menyesatkan.

Fatwa MUI selengkapnya dapat diklik pada link/tautan ini. (in)

 

%d blogger menyukai ini: