Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Rusia Langgar Wilayah Udara Turki

Rusia Langgar Wilayah Udara Turki

FILE - In this Sunday, Jan. 25, 2009 file photo, an F-15 warplane of the Saudi Air Force flies over the Saudi Arabian capital Riyadh during a graduation ceremony at King Faisal Air Force University. The Obama administration is expected to notify Congress on Wednesday, Oct. 20, 2010 of a multibillion-dollar sale of fighter jets and military helicopters to Saudi Arabia, including as many as 84 new F-15 fighter jets and three types of helicopters, officials said Tuesday, Oct. 19, 2010. (AP Photo/Hassan Ammar, File)
Sketsanews.com – Pelanggaran wilayah udara yang dilakukan oleh Rusia ternyata berbuntut panjang. Bukan hanya pemerintah Turki, sebagai pihak yang dirugikan, Barat pun dikabarkan mulai bereaksi mengenai hal ini.

Pihak pertama yang bereaksi adalah Amerika Serikat (AS), dimana negara tersebut mengatakan akan segera menghubungi pemerintah Turki untuk membahas hal ini. Di mata AS, pelanggaran yang dilakukan Rusia adalah sesuatu yang harus dibahas secara rinci.

Menteri Pertahanan AS Ashton Carter mengatakan, “Itu (pelanggaran Rusia) jelas sesuatu yang harus kita bicara dengan Turki,” ujarnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sindonews.com, Senin (5/10/2015).

Setelah AS, salah satu aliansi yang merupakan sekutu dekat AS yakni NATO ikutan berekasi. NATO dilaporkan berencana untuk menggelar rapat darurat guna membahas pelanggaran wilayah udara yang dilakuakn Rusia di langit Turki. “Anggota NATO akan bertemu hari ini untuk membahas perkembangan terbaru setelah pesawat perang Rusia melanggar wilayah udara Turki,” kata seorang sumber Kementerian Luar Negeri Turki dalam kondisi anonim.

Sikap NATO tersebut dikarenakan Turki merupakan salah satu anggota NATO, dan merupakan salah satu negara yang paling banyak menyumbangkan tentaranya ke NATO. Mungkin bagi NATO, ancaman bagi anggota mereka sama saja ancaman untuk aliansi. (Su)

%d blogger menyukai ini: