Sketsa News
Home Berita Terkini, News Akademisi Tuding Puan Maharani dan Siti Nurbaya Menteri Sekelas PRT

Akademisi Tuding Puan Maharani dan Siti Nurbaya Menteri Sekelas PRT

Sketsanews.com – Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Budiana menyebutkan, ada dua jenis menteri di dalam Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Jenis pertama adalah menteri yang mau bekerja keras, visioner dan berani.

“Menteri Kelautan Susi itu menteri bagus, visioner dan pekerja. Dalam bekerja dia tidak lagi menunggu perintah Presiden, karena sudah tahu maunya Presiden. Ada lagi Rizal Ramli, dia bagus membuat kabinet bergerak dan dinamis,” kata Budiana, dikutip Sketsanews.com dari Rimanews.com di Jakarta, Jumat (9/10/2015) malam.

Pernyataan Budiatna ini untuk merespons hasil terbaru survei Indo Barometer, terkait dengan satu tahun pemerintahan Jokowi-JK. Dalam survei itu terlihat tingkat apresiasi publik pada para menteri. Tingkat kepuasaan publik pada menteri tertinggi masih pada Susi Pudjiastuti (71,9persen), disusul Anies Baswedan (54,2persen), Khofifah Indar Parawansa (47,8 persen), Lukman Hakim Saifuddin (44,4 persen), Nilla Moeloek (37,8 persen) dan Rizal Ramli (37,3 persen).

Menurut Budiatna, menteri yang berada di bawah tingkat kepuasaan publik 30 persen adalah menteri yang tidak visioner, dan memang tidak bekerja baik. Mereka adalah tipe menteri yang menunggu arahan dari Jokowi karena tidak tahu harus melakukan apa, atau memang tak bisa menafsirkan nawacita dengan baik.

“Kayak Puan Maharani, itu menteri sekelas kayak PRT atau pembantu rumah tangga. Dia kan jadi menteri juga karena titipan Megawati. Ada lagi Menteri Siti Nurbaya. Asap dimana-mana, tapi diam saja. Ini model menteri sekelas PRT,” ungkap Budiatna.

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar
Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar

Masih berdasarkan survei Indo Barometer, tingkat kepuasaan publik kepada Puan Maharani hanya 29,4 persen. Sementara itu, tingkat kepuasaan kepada Menteri Siti 22 persen.

 Puan Maharani
Puan Maharani

“Ini ada reshuffle walau telat. Jokowi berani tidak? Saya lihat dalam beberapa kasus sudah berani dia melawankehendak partai-partai politik,” ungkap Budiatna.(Ki)

%d blogger menyukai ini: