Sketsa News
Home Berita Terkini, Citizen-Jurnalism, News Malam Suro, KH. Anwar Zahid Bina Napi di Rutan Gresik Sampe Nangis

Malam Suro, KH. Anwar Zahid Bina Napi di Rutan Gresik Sampe Nangis

Sketsanews.com – Tanpa terasa malam ini (13/10/2015) malam 1 Sura atau 1 Muharam 1437 H.  Dalam Rangka Membangun Mental Spiritual Warga Binaan Rutan Klas II B Gresik, KH. Anwar Zahid diundang untuk memberikan pencerahan yang menyadarkan. Membangun kesadaran, kunci utama untuk tobat, pada Senin (21/09/2015) di aula Rutan Gresik. Acara tersebut terselenggara atas kerja sama antara rutan gresik dengan Lapas Sidoarjo dan Bapas Surabaya.

 

Dalam kesempatan langka tersebut KH. Anwar Zahid kembali menerangkan tentang jimat Jenderal Sudirman. Rahasia sang jenderal revolusi yang disegani kawan maupun lawan, tidak pernah tertawan. Sang Kyai juga menerangkan pada inti ceramahnya, tentang taubatnya seorang hamba dengan gayanya yang khas, kocak, menggelitik namun mengena. Dan diakhir acara Beliau memimpin doa dengan tersedu syahdu, menangis.

Hadir dalam acara tersebut Kalapas Sidoarjo, Kabapas Surabaya dan Kalapas Lamongan beserta staf. Dalam ceramahnya KH. Anwar Zahid mengajak WBP Rutan Gresik untuk bertobat. Inti tobat ada tiga yaitu Getun yang artinya secara sadar menyesali kesalahannya di masa lalu, Mandeg yaitu berjanji berhenti dan memperbaiki diri di masa kini dan ketiga yaitu Ora Mbaleni  yang artinya tidak akan mengulangi lagi kesalahannya di masa depan serta menjadi orang yang berguna bagi keluarga,masyarakat, bangsa dan negara setelah selesai menjalani pidananya mendatang.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membangkitkan semangat kerja petugas pemasyarakatan dari 4 UPT yang mengikuti kegiatan tersebut, kepada seluruh pegawai, KH. Anwar Zahid berpesan agar dalam menjalankan tugas diniatkan untuk beribadah “Bertugas melayani WBP adalah suatu ibadah dan tugas yang sangat mulia bila dijalankan dengan tulus dan  ikhlas”, pesannya. (Rutan Gresik)

Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat pada tautan youtube berikut :

*** seperti juga ceramah KH. Anwar Zahid, beliau selalu memberikan pada audiensnya untuk menfilter apa yang disampaikan. Ambil intinya yang benar dan buang yang kurang bermanfaat. (in)

%d blogger menyukai ini: