Sketsa News
Home Berita Terkini, News Pemimpin Yang Tak Ambil Gaji, Bentuk Bela Negara

Pemimpin Yang Tak Ambil Gaji, Bentuk Bela Negara

Sketsanews.com – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu tentang pembentukan kader bela negara mendapat berbagai reaksi dari banyak kalangan. Salah satu komentar atas pembentukan kader bela negara datang dari budayawan Sudjiwo Tedjo.

Sudjiwo Tedjo. (Foto youtube)
Sudjiwo Tedjo. (Foto youtube)

Menurut dia, bela negara bukan sekedar mencetak sekelompok orang dengan pelatihan atau doktrinisasi untuk cinta tanah air. Pria penyandang gelar Presiden Jancukers itu menyebut bela negara sudah terpatri dalam setiap warga negara Indonesia‎ (WNI).

Hanya saja, Indonesia kurang percaya diri sebagai bangsa menunjukkannya. “Omong kosong bela negara tanpa hal yang dasar yaitu percaya diri. Percaya diri sebagai bangsa, itu yang sekarang rendah,” tuturnya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (15/10).

Menurutnya, pihak yang harus meningkatkan kepercayaan diri untuk bela negara harus dimulai dari pemimpinnya. “Siapa yang harus memulai kebangkitan percaya diri sebagai bangsa? Ya pemimpin,” ‎tandasnya.

Ia lantas mencontohkan rendahnya kepercayaan diri sebagai bangsa hingga mengemis investasi ke luar negeri. Padahal, katanya, bisa saja membangun Indonesia dengan kebersamaan para pemimpinnya.

“Itu mestinya para pemimpin gotong royong, bantingan, iuran dan sebagainya untuk membangun negeri ini. Mereka kan kaya-kaya. Kalau nggak kaya mana mungkin bisa jadi pemimpin? Kalau para pemimpin sudah memulai, misalnya tak ambil gajinya, nanti para pengusaha akan ikut,” terangnya.

Menurut dia, itulah hal paling konkret yang membuat rakyat akan tergerak untuk bela negara. “Suasana begitu akan jauh lebih efektif ketimbang mencetak 4.500-an kader pendidik dan pelatih bela negara untuk jutaan rakyat, apalagi cuma sekian hari atau bulan,” tandas Sudjiwo Tedjo.(Ki)
Sumber: Jawapos.com

%d blogger menyukai ini: