Sketsa News
Home Berita Terkini, News SMS Gelap Provokatif Warga Non Muslim Aceh Singkil Ngungsi ke SUMUT

SMS Gelap Provokatif Warga Non Muslim Aceh Singkil Ngungsi ke SUMUT

Sketsanews.com – Usai menghadiri rapat tertutup dengan para tokoh Muslim Aceh Singkil, Sabtu (17/10/2015), Pangdam Iskandar Muda Mayjen Agus Kriswanto mengungkapkan dugaan SMS provokatif di balik membludaknya arus pengungsi ke wilayah Sumatera Utara, dikutip dari Republika.

** Sebuah rumah gereja GHKI yang disebut undung-undung dibakar di Desa Sukamakmu, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa, 13 Oktober 2015. Kepolisian merilis 3 orang ditetapkan menjadi Tersangka, 5 orang masuk dalam DPO (image via aceh.tribunnews.com)

Dia menegaskan, warga di desa lokasi kejadian penembakan serta lokasi pembakaran tidak ada yang menjadi pengungsi. Yang banyak menjadi pengungsi, jelas dia, justru warga Kabupaten Aceh Singkil yang jauh dari kedua lokasi itu.

Agus bahkan menegaskan, jarak antara kediaman mayoritas pengungsi dan lokasi kejadian yakni rata-rata satu jam perjalanan. “Di lokasi pembakaran dan penembakan itu rakyatnya tidak mengungsi. Yang mengungsi malah yang jauh-jauh. Ini yang memberitakan,” jelas Mayjen Agus Kriswanto di Kantor Kecamatan Gunung Meriah, Sabtu (17/10).

** Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto berdialog dengan sebagian warga desa Suka Makmur, kecamatan Gunung Meriah, Singkil, Rabu 14/10/2015 (foto: courtesy Radio XTRA FM Singkil via voanews.com).

Berita yang dia maksud, yakni informasi simpang siur yang tersebar luas via SMS ke banyak warga Aceh Singkil, khususnya yang beragama Nasrani. SMS provokasi ini membuat mereka takut sehingga memilih hengkang sementara ke Sumatera Utara. “Ya mungkin ketakutan karena berita SMS kan simpang siur,” ucap dia.

Adapun Kronologi dan Press Release dapat dibaca pada : Kronologi Pembakaran Gereja di Aceh Singkil.

(in)

%d blogger menyukai ini: