Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Hamid Karzai tuding AS Penyebab Suburnya Teroris di Afghanistan

Hamid Karzai tuding AS Penyebab Suburnya Teroris di Afghanistan

Sketsanews.com – Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai menuding Angkatan Militer Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu penyebab tumbuhnya terorisme di Afghanistan.

Menurut Dia, perkembangan terorisme di negaranya justru semakin meningkat, sejak AS mulai mengirimkan tentara ke Afghanistan, .

 Sewaktu istrirahat, para prajurit AS mengambil foto diri mereka untuk merayakan pembunuhan mereka. (appwi.wordpress.com)

Sewaktu istrirahat, para prajurit AS mengambil foto diri mereka untuk merayakan pembunuhan mereka. (appwi.wordpress.com)

Seperti dikutip Sputnik, Senin (19/10/2015) mantan ptersiden Afghanistan ini mengatakan kehadiran AS di negaranya justru menyuburkan terorisme.

“Kehadiran pasukan asing (AS) yang mengatasnamakan perang melawan terorisme, nyatanya tidak sepenuhnya mengakibatkan penghapusan terorisme. Namun, selama periode itu kelompok teroris di sini justru memperoleh kekuatanyang lebih,” ungkap Karzai,

Karzai juga mengungkap alasan mengapa dahulu dalam periodenya setuju dengan ide masuknya pasukan asing ke Afghanistan.

Ia mengatakan bahwa salah satu alasannya, pada saat itu mereka percaya kehadiran pasukan asing sejak 14 tahun yang lalu akan membawa kedamaian di Afghanistan.

“Warga Afghanistan setuju dengan kehadiran berkelanjutan pasukan asing sekira 14 tahun yang lalu, hanya karena munculnya harapan mereka mengatasi terorisme dan menjaga perdamaian di negara kami,” tambah Karzai.

Jumlah tentara AS di Afghanistan saat ini mencapai 9.800 orang dan hanya sekira 4.000 di antara mereka yang akan dipulangkan ke AS pada tahun ini

AS mulai mengirimkan prajurit ke Afghanistan sejak 2001 dan pada awalnya operasi itu hanya akan berlangsung hingga 2015. Namun, secara mengejutkan Presiden AS Barack Obama mengatakan akan tetap mempertahankan sebagian pasukan mereka yang berada di Afghanistan hingga 2016 mendatang, atau tepatnya jika Obama telah lengser dari kursi presiden.(Ki)

.

%d blogger menyukai ini: