Sketsa News
Home Berita Terkini, News Lapas Semarang Melepas “Abu Tholut” Bebas Bersyarat

Lapas Semarang Melepas “Abu Tholut” Bebas Bersyarat

Sketsanews.com – Akun resmi Lapas Klas 1 Semarang @LPsemarang memberitakan, Lapas Semarang laksanakan Pembebasan Bersyarat Ust Abu Tholut, Selasa(20/10/2015). Pelaksanaan PB Teroris Lapas Semarang koordinasi dgn Densus88 &Polda Jateng, Selasa(20/10).

** Lapas Semarang laksanakan Pembebasan Bersyarat Ust Abu Tholut, Selasa(20/10/2015).@LPsemarang

 

Abu Tholut Pulang, Kemana?

Setelah menjalani dua pertiga hukumannya di balik terali, terpidana teroris Abu Tholut, Selasa tadi dinyatakan bebas bersyarat. Seusai berpamitan dan bersalaman dengan petugas Lapas, Abu Tholut langsung bergegas pergi menuju rumahnya di Kudus, Jawa Tengah dengan menggunakan mobil Inova milik keluarga. Tak banyak kata yang keluar dari pria yang memiliki nama asli Mustofa ini.

“Saya mau langsung pulang ke Kudus,” ungkap Abu Tholut kepada CNN Indonesia, Selasa (20/10/2015).

 

Abu Tholut alias Mustofa dan Hukuman 8 Tahun Terkait Tindak Pidana Terorisme

Majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat menghukum terdakwa perkara terorisme, Abu Tholut alias Mustofa, dengan hukuman penjara selama delapan tahun. Abu Tholut dinilai terbukti melakukan permufakatan melakukan tindak pidana terorisme.

Putusan itu dibacakan ketua majelis hakim Musa Arif Aini dengan didampingi anggota majelis Krisnugroho dan Maratua Rambe di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (13/10/2011), dilaansir Kompas.

Abu Tholut dinilai terbukti melanggar Pasal 9 juncto Pasal 15 UU No 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Terdakwa Abu Tholut didampingi pengacara Asludin.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim berpendapat Abu Tholut terbukti melakukan permufakatan tindak pidana terorisme, khususnya terkait dengan aktivitas terorisme berupa pelatihan militer di Aceh.

Dalam dakwaan sebelumnya, Abu Tholut alias Mustofa dinilai ikut menyiapkan latihan kemiliteran dan kelompok bersenjata di Aceh, Poso, dan Banten. Abu Tholut juga didakwa merencanakan pelatihan militer di Aceh dan menyarankan jaringan di Poso melakukan pelatihan militer.

Abu Tholut Menolak ISIS ?

“ISIS organisasi yang telah menyimpang. Mereka telah melakukan kebohongan kepada umat,”  kata Abu Tholut saat didampingi pengacara dan Kepala Lapas Kedungpane, Maliki, dilansir Tempo  (27/08/2014).

Pernyataan Abu Tholut alias Mustofa alias Imron ini disampaikan saat menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane, Semarang, Rabu petang, 27 Agustus 2014.

Lelaki yang telah dihukum 8 tahun terkait dengan terorisme dan pelatihan militer di Aceh ini mengetahui soal paham ISIS sejak enam bulan lalu. Menurut dia, sebelum menjadi ISIS, organisasi itu bernama ISI (Islamic State for Iraq), kemudian berkembang menjadi ISIS dan menjadi Khilafah Islamiyah.

“Jadi yang semula hanya di Irak kemudian berkembang menjadi Irak dan Suriah, selanjutnya untuk seluruh dunia,” Abu Tholut menjelaskan.

Ia menegaskan organisasi ISIS yang berkembang menjadi IS dinilai tak layak menjadi mujahidin atau pejuang. “Karena mereka juga mudah menumpahkan darah orang-orang yang tidak berdosa.  Mereka juga tidak menghormati ulama dan pemimpin mereka sendiri,” Abu Tholut menambahkan.

(in)

 

 

 

%d blogger menyukai ini: