Sketsa News
Home Berita Terkini, News Kisah Soraya Abdullah yang sempat dikaitkan dengan Terorisme

Kisah Soraya Abdullah yang sempat dikaitkan dengan Terorisme

Sketsanews.com — Setelah sempat bungkam mengenai pernikahannya, Soraya Abdullah akhirnya mengakui kalau dirinya telah resmi menjadi istri Indra Bruggman. Namun janda dua anak itu tak mau berbicara secara langsung mengenai pernikahannya. Ia mempercayakan sahabatnya, Eddies Adelia, untuk mengungkapkan kabar bahagia tersebut.

“Melangsungkan [pernikahan] beberapa bulan yang lalu. Jadi memang Aya [Soraya Abdullah] sudah nikah sama Indra. Kapannya Mbak Aya yang jawab. Sebagai sahabat senang mendengar kabar tersebut. Aya sahabat saya Indra sahabat saya,” ucap Eddies yang ditemani Soraya Abdullah, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2015), sebagaimana dilansir Liputan6.

Indra Bruggman dan Soraya Abdullah (foto Instagram)
Indra Bruggman dan Soraya Abdullah (foto Instagram)

Kabar ini kembali mengusik kehidupan pribadi Soraya Abdullah. Laman Google mencatat pencarian terpopuler tentang Soraya Abdullah. Dikarenakan Salah namanya yang dikait-kaitkan dengan peristiwa bom J.W. Marriot.

Wanita 37 tahun itu, dikenal dalam sejumlah film dan serial televisi. Dia menjadi salah satu aktris utama di sinetron Gerhana II dan berperan sebagai Medusa di serial Dewi Berambut Ular.

Kehidupan pribadinya juga terbilang menarik. Sebelum menikah dengan Indra Brugman, Soraya pernah menikah dengan pria asal Bali, tapi usia pernikahannya hanya berlangsung 2,5 tahun. Rumah tangga Soraya berakhir di meja hijau. Keduanya memutuskan untuk bercerai.

Perceraian ini rupanya mengguncang kejiawaan Soraya. Dia akhirnya dibawa ke Pesantren untuk menjalani terapi dan pemulihan kejiwaan. Selama 40 hari terapi di Pesantren Al-Ihya, di Ciomas, Bogor, kondisinya mulai stabil. Sepulang dari pesantren, dia memutuskan untuk menutup aurat dan lebih tekun mempelajari Islam.

Setelahnya, Soraya kembali ke dunia hiburan dengan bermain di sinetron Hidayah dan Misteri Ilahi. Sayangnya karier Soraya di televisi tak berlanjut. Soraya kembali menghilang lama, dan akhirnya muncul tampil di depan publik dengan cadar.

Soraya sempat dikaitkan dalam peristiwa J.W. Marriot.Ketika terjadi aksi bom di J.W. Marriot pada 2009, nama Soraya Abdullah disebut-sebut masuk dalam daftar pencarian oleh pihak berwajib. Pasalnya sebelumnya dia sempat akan menikah dengan Mohammad Jibril salah satu tersangka teroris

Sedangkan mantan suaminya, Abdullah Balfas, kala itu juga sempat memunculkan kecurigaan. Laporan Detik, 2 September 2009, mengatakan keluarga Soraya Abdullah dikenal tertutup dengan tetangganya. Ketua RT tempat Soraya tinggal bahkan tidak pernah bertemu suami Soraya, Abdullah Balfas.

Menurut Ketua RT kediaman Soraya, Ananta, suami Soraya jarang terlihat di lingkungan tempat tinggalnya di Jl Graha Hijau II Blok S, Kampung Utan, Ciputat, Tangerang, Banten.

Ananta menduga kalau suami Soraya, hanya datang ke rumah itu seminggu atau dua minggu sekali. Hal itu dilihat dari mobil yang diparkir di halaman rumah Soraya.

Kenal Abu Jibril

Hingga kini, belum diketahui apakah menghilangnya Soraya ada kaitannya dengan bom tersebut. Namun, Soraya dikatakan memiliki hubungan dekat dengan terpidana tindak pidana terorisme Mohamad Jibril.

Sumber di kalangan dekat keluarga Abu Jibril bahkan menyebutkan Soraya dan Mohamad Jibril sempat akan menikah.Namun, Hingga kini belum ada keterangan polisi soal menghilangnya Soraya.

Riuhnya pemberitaan ini membuat Soraya mengklarifikasi. Melalui laman Arrahmah.com, Soraya, menyebut tudingan tersebut fitnah.

“Sehubungan dengan maraknya pemberitaan kami (Soraya Abdullah Balvas) di media massa tentang fitnah keterlibatan kami dengan sekelompok jaringan teroris (naudzubillah) baik di dalam maupun di luar negeri, dengan ini kami berusaha ingin mengklarifikasi permasalahan ini,” kata dia Soraya seperti dikutip Solopos.com dari laman Arrahmah.com yang dilansir September 2009 silam.

Soraya mengakui bahwa dekat dengan Abu Jibril namun tak ada kaitannya dengan peristiwa J.W. Marriot. Soraya hanya mengikuti pengajian dari Abu Jibril yang berisi kajian yang sifatnya umum.

“Siapa saja bisa datang bergabung mengaji disini tanpa terkecuali. Ini bisa dilihat dari ibu-ibu yang menghadiri pengajian Ustad Abu Jibril baik yang mengenakan penutup wajah [cadar] maupun tidak,” kata dia.

Soraya menjelaskan, perubahan penampilan dengan menggunakan cadar karena keinginan pribadi guna menjaga kehormatan wanita muslimah terlebih dalam keadaan pergaulan metropolitan yang semakin rusak.(Ki)

%d blogger menyukai ini: