Sketsa News
Home Berita Terkini, News Inti Kirab Resolusi Jihad di #HariSantri Hadang Radikalisme, Anarkis dan Terorisme

Inti Kirab Resolusi Jihad di #HariSantri Hadang Radikalisme, Anarkis dan Terorisme

Sketsanews.com – Gema #HariSantri hari ini (22/10/2015), tak lepas dari Resolusi Jihad yang digagas oleh  KH Hasyim Asyari. Fatwa itu adalah seruan jihad satu-satunya sampai saat ini. Tak sampai sebulan setelah keluar fatwa, pecahlah pertempuran heroik 10 November 1945 di Surabaya, yang kemudian ditetapkan menjadi Hari Pahlawan, dikutip dari sketsanews pada 17/10/2015.

“Paska berhasil mengusir Jepang yang menyerah tanpa syarat, kemerdekaan yang didapat malah mau dimanfaatkan Belanda untuk menguasai Indonesia melalui NICA. Kaum santri dan ulama pun mencoba melakukan perlawanan agar Indonesia tetap menjadi negara yang berdaulat, melalui Resolusi Jihad. Saat ini gerakan diubah untuk melawan kebodohan, kemiskinan, radikalisme, anarkis, dan terorisme,” ujar Sekretaris Jenderal PBNU, H Ahmad Hilmi Faisol, di sela-sela acara Kirab Resolusi Jihad di Ponpes Al Fadlu Wal Fadila, Jagalan, Kaliwungu, Selasa (20/10/2015), dikutip dari RadarPekalongan.

Inti dari Kirab yang dilakukan sejak 18 Oktober lalu tersebut, dimulai dari Tugu Pahlawan di Surabaya, untuk kemudian berakhir di Tugu Proklamasi di Jakarta pada 22 Oktober nanti. Kirab tersebut melewati 30 Kabupaten/Kota yang juga bisa diartikan sebagai sebuah aksi dari para santri dan ulama dalam membela negara dan menjaga keutuhan NKRI.

Pada kesempatan lain, Koordinator Nasional Kirab Resolusi Jihad NU menyambut Hari Santri Nasional, Aizzudin Abdurrahman, mengungkapkan, jika selama perjalanan sudah singgah ke sejumlah ulama besar, untuk membacakan ikrar santri yang dilakukan guna menjaga keutuhan bangsa. “Setiap tempat yang kami singgahi, selalu dilakukan pembacaan ikrar santri, sebagai wujud kesetiaan pada NKRI dan siap melawan aksi radikalisme, anarkis, dan terorisme dalam agama Islam,” paparnya.

*** Penyerahan bendera Nahdlatul Ulama’. #  @. Foto via akun @

 

Poin penting  dari isi fatwa Resolusi Jihad 1945

Rasa cinta para ulama dan santri terhadap negara sangatlah besar. Jika kita melihat poin penting  dari isi fatwa Resolusi Jihad antara lain yaitu;

Pertama, kemerdekaan Indonesia yang diproklamirkan pada 17 Agustus wajib dipertahankan.

Kedua, Republik Indonesia sebagai satu-satunya pemerintahan yang sah harus dijaga dan ditolong.

Ketiga, musuh Republik Indonesia yaitu Belanda yang kembali ke Indonesia dangan bantuan sekutu Inggris pasti akan menggunakan cara-cara politik dan militer untuk menjajah kembali Indonesia.

Keempat, umat islam terutama anggota NU harus mengangkat senjata melawan penjajah belanda dan sekutunya yang ingin menjajah Indonesia kembali.

Kelima, kewajiban ini merupakan perang suci (jihad) dan merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim yang tinggal dalam radius 94 kilometer, sedangkan mereka yang tinggal di luar radius tersebut harus membantu dalam bentuk material terhadap mereka yang berjuang.

hari-santri-22-oktober-2015-resolusi-jihad-nu-1

 

SATLOGI SANTRI

** dikutip dari akun @

S – Sopan Santun
A – Ajeg (Istiqomah)
N – Nasehat
T – Taqwallah
R – Ridhallah
I – Ikhlas Lillahi Ta’ala

** Image paling atas Twit  : Pesantren,Alim Ulama dan tentunya santri adalah aset bangsa Indonesia

(in)

%d blogger menyukai ini: