Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Teroris dan Pemberontak Moderat Tak Beda

Teroris dan Pemberontak Moderat Tak Beda

Russian President Vladimir Putin speaks during a session of the Valdai International Discussion Club in Krasnaya Polyana, Sochi, Russia, October 22, 2015. Putin said on Thursday Russia was close to exchanging data about the positions of Islamist militants in Syria with Western countries, something Moscow has wanted for weeks. REUTERS/Alexander Zemlianichenko/Pool
Sketsanews.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan tidak ada perbedaan antara pemberontak moderat dan teroris tak moderat di Timur Tengah, khususnya di Suriah. Putin mengatakan beberapa negara telah memainkan standar ganda untuk melabeli kelompok pengacau di Suriah.

Hal itu disampaikan pemimpin Kremlin dalam sebuah forum di Sochi. ”Mengapa bermain dengan kata-kata dengan membagi ‘teroris’ moderat dan tidak moderat. Apa bedanya?,” tanya Putin di hadapan forum.

Menurutnya, seluruh kelompok teroris yang berulah di sebuah wilayah juga berperang satu sama lain. Tujuannya untuk mencari sumber pendapatan, bukan menegakkan ideologi. Putin memiliki alasan mengapa tidak perlu membedakan pemberontak moderat dan teroris tidak moderat di Suriah. Yakni, senjata yang diberikan kepada pemberontak moderat sudah berakhir di tangan teroris.

Militer Rusia tidak mungkin beraksi di Suriah tanpa permintaan resmi dari Pemerintah Suriah. ”Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa (operasi Rusia di Suriah) benar-benar sah, dan tujuannya hanya untuk membantu dalam membangun perdamaian,” imbuh Putin.

Presiden Putin juga membocorkan isi pembicaraan dengan Presiden Suriah Bashar Al-Assad yang mengunjunginya di Moskow beberapa hari lalu. ”Saya sudah bertanya pada (Assad): Apa yang akan Anda katakan jika kita mendukung upaya oposisi dalam perjuangan mereka melawan teroris ISIS? Dia menjawab; Sikap saya adalah positif,” ujar Putin, seperti dikutip Sindonews.com, Jumat (23/10/2015). (Su)

%d blogger menyukai ini: