Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Dukung ISIS, Seorang Ibu Di Malaysia Divonis 30 Bulan

Dukung ISIS, Seorang Ibu Di Malaysia Divonis 30 Bulan

Sketsanews.com – Seorang Ibu usia 55 tahun yang mendukung kegiatan anaknya lewat akun Facebooknya divonis 30 bulan. Pasalnya anak kesayangannya  diduga berideologi dan menjadi anggota teroris ISIS (Negara Islam di Irak dan Suriah) di Suriah.

Azizah Md Yusof, ibu berusia 55 tahun,  dijatuhi hukuman oleh pengadilan setelah ia terbukti bersalah, pada Jumat (23 Oktober).

Azizah Md Yusof , seorang ibu , dijatuhi hukuman 30 bulan penjara setelah ia mengaku bersalah atas tuduhan Jumat ( 23 Oktober ) (PHOTO : BHM)
Azizah Md Yusof , seorang ibu , dijatuhi hukuman 30 bulan penjara setelah ia mengaku bersalah atas tuduhan Jumat ( 23 Oktober ) (PHOTO : BHM)

Vonis Pengadilan Tinggi Malaysia yang dibacakan Hakim Kamardin Hashim, memutuskan menjatuhi hukuman kepada Azizah yang ditangkap pada tanggal 28 April tahun lalu.

Dia mengatakan bahwa vonis pengadilan itu untuk mempertimbangkan kepentingan publik, untuk memberi pesan kepada anak-anak untuk tidak terlibat dalam kegiatan teroris.

Polisi menangkap Azizah di sebuah rumah di Mentari Court, Taman Seri Mentari di Petaling Jaya, beserta barang buktinya.
Polisi menyita sebuah komputer dan handphone, untuk kepentingan penyelidikan, dilansir dari straitstimes.

Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa Azizah memiliki dua account Facebook, salah satu yang dibuka oleh putrinya pada bulan Desember tahun 2013.

Dia kemudian membuat account baru, setelah anaknya, yang dikenal sebagai “Abu Ubaidah,” yang diyakini telah terlibat dalam kelompok ISIS, pergi ke Suriah.

Azizah mengupload anaknya yang berada di Suriah di status akun Facebook-nya dan media sosial.

Penasehat hukum Azizah, Suzalina Salleh mengatakan kepada pengadilan bahwa anak Azizah itu telah tewas di Suriah.
Dia mengatakan kliennya telah bertobat dan menyesali tindakannya.

Menurut keterangan Suzalina, Azizah bekerja di berbagai tempat, termasuk sebuah pabrik dan kantin sekolah, untuk mendukung anak-anaknya. (Ki)

%d blogger menyukai ini: