Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Tekno-Sains Lapan : Benda yang jatuh di Bengkulu Meteorit Bukan Meteor

Lapan : Benda yang jatuh di Bengkulu Meteorit Bukan Meteor

Sketsanews.com – Benda misterius dari langit yang jatuh di hutan perbatasan Kabupaten Rejanglebong dan Kepahiang Provinsi Bengkulu pada Senin malam (26/10/2015) adalah meteorit, menurut Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Prof. Dr. Thomas Jamaluddin M.Sc.

** Kepala Lapan Prof. Dr. Thomas Jamaluddin M.Sc. (Twitter.com)

“Kami sudah dapat laporan bahwa ada benda langit bercahaya yang jatuh ke tanah lengkap dengan suara dentuman dan sempat menyebabkan getaran. Itu adalah meteorit, yang merupakan sisaan dari meteor,” ujar Thomas, Kepala Lapan saat dihubungi oleh CNN Indonesia, Selasa (27/10/2015).

Diungkapkan Thomas yang pernah s3 Astronomi di Kyoto University, meteor dan meteorit adalah dua hal berbeda. Meteor adalah batuan antariksa yang menyerupai bola api nan bercahaya, di mana ia akan terbakar jika masuk ke atmosfer Bumi. Nah, sisaan dari pembakaran meteor ini dinamakan meteorit.

Oleh karena itu, meteorit memang biasanya masih berbentuk batu-batu kecil. Namun sangat mungkin juga ukurannya masif yang mencapai belasan meter apabila si meteornya juga raksasa.

Ia bahkan menambahkan, secara tafsiran setiap harinya 25 ribu ton batuan antariksa masuk ke Bumi, termasuk meteor. Jika ukurannya kecil maka besar kemungkinan saat ia terbakar di atmosfer Bumi, maka tidak akan menyisakan puing atau meteorit.

Thomas yang lahir di Purwokerto pada tahun 1962 ini memastikan, benda meteorit Bengkulu ukurannya kecil, yaitu sekitar 1 meter atau bahkan kurang, tidak berbahaya karena tidak ada kandungan kimia dan radiasi yang dibawa dari antariksa.

 

Operasi Gabungan TNI, Polri, dan warga belum menemukan benda langit

Dihimpun dari OkeZoneNews, Pasi Intel Kodim 0409/Rejanglebong, Kapten Inf Botani Kenedi mengatakan benda langit yang diduga mirip meteor diperkirakan jatuh di wilayah Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) di Desa Palalo, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Lokasinya sekira 10 kilometer dari jalan raya desa setempat.

”Kita masih mencari benda langit yang jatuh. Diperkirakan benda itu jatuh di TNKS atau sekira 10 kilometer dari jalan raya,” kata Botani saat ditemui okezone, Selasa (27/10/2015).

Operasi pencarian benda langit tersebut dilakukan personel gabungan TNI, Polri, dan warga setempat. Upaya pencarian dipimpin langsung Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Kav Sugi Mulyanto.

”Dandim memimpin langsung ke lokasi benda yang jatuh. Tapi, saat ini benda itu belum ditemukan,” ucap Botani.

(in)

%d blogger menyukai ini: