Sketsa News
Home Berita Terkini, News BNPT Ajak Pegiat Dunia Maya Perangi Terorisme

BNPT Ajak Pegiat Dunia Maya Perangi Terorisme

Sketsanews.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Polisi Saud Usman Nasution, mengajak kalangan pemuda khususnya yang aktif di dunia maya ikut memerangi terorisme dengan menebarkan konten-konten positif.

“Kami harapkan para pemuda yang aktif di dunia maya dapat melawan gerakan terorisme yang menyebarkan konten negatif, dengan konten positif mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat,” kata Saud, di Yogyakarta, dikutip Antarnews.com Kamis (29/10/2015).

Dokumentasi terdakwa kasus terorisme, Afif Abdul Majid, bersiap mengikuti sidang tuntutan jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (8/6/15). Majid yang diduga melakukan tindak pidana terorisme dengan mendeklarasikan dukungan kepada ISIS itu dituntut delapan tahun penjara. (ANTARA FOTO)
Dokumentasi terdakwa kasus terorisme, Afif Abdul Majid, bersiap mengikuti sidang tuntutan jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (8/6/15). Majid yang diduga melakukan tindak pidana terorisme dengan mendeklarasikan dukungan kepada ISIS itu dituntut delapan tahun penjara. (ANTARA FOTO)

Saud juga mengharapkan pegiat dunia maya proaktif mengawasi dan melaporkan setiap situs yang memuat konten negatif agar dapat dilakukan pemblokiran.

“Siapapun yang menemukan situs negatif bisa melaporkan ke Kemenkominfo,” tegasnya.

Sementara itu, pakar media sosial, Nukman Luthfie, mengatakan, dalam pergerakan kelompok radikal di internet, mereka memiliki pemuka pendapat atau (key opinion leader).

Mereka adalah orang-orang yang diikuti banyak pengguna media sosial karena pemikirannya yang dianggap bagus.

Pada sisi lain, para pengguna media sosial kebanyakan merasa tidak perlu tahu siapa yang mereka ikuti, sehingga ketika tokoh itu mengajak melakukan satu gerakan, para pengikutnya akan langsung mengikuti ajakan itu.
Menurut dia, media sosial adalah surga bagi NIIS/ISIS.
“Surganya NIIS/ISIS ada di sosial media, karena proses rekrutmennya cenderung lebih gampang,” kata dia.(Ki)

%d blogger menyukai ini: