Sketsa News
Home Berita Terkini, Foto, Headlines, News Foto dan Fakta Tersembunyi Anggota Jemaah An-Nadzir yang Gagal ke Palestina

Foto dan Fakta Tersembunyi Anggota Jemaah An-Nadzir yang Gagal ke Palestina

Sketsanews.com – Delapan orang yang ingin berjihad ke Suriah gigit jari. Densus 88 mengendus dan memulangkan mereka dengan kawalan ketat lagi bersenjata lengkap. Mereka ini diamankan saat hendak menyeberang ke Palestina dengan menggunakan perahu yang sudah dibeli.

*** Polres Sabang Akhirnya Pulangkan 8 Jemaah An-Nadzir ke Gowa Sulsel | @RRI

Empat hari yang lalu, Rabu (28/10/2015) kepolisian Aceh menangkap delapan orang yang tergabung dalam wadah jamaah An-Nadzir. Polres Sabang mengamankan para jemaah tersebut di Desa Ujung Sikundur Kecamatan Sukakarya Kota Sabang dengan alasan kehadiran para Jemaah itu mendapat penolakan dari warga setempat.

“Atas laporan masyarakat, maka kita amankan 8 Jemaah itu untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Dan sesuai hasil kesepakatan bersama antara dinas terkait, disitu ada Dishubkominfo, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), maka mereka kita putuskan untuk dipulangkan ke kampung asalnya di Kabupaten Goa Sulawesi Selatan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sabang Iptu Erizal, SE, Minggu (1/11/2015), dikutip dari RRI.

Mereka diduga membawa ajaran An-Nadzir di Aceh sehingga diamankan di Mapolres Sabang, Aceh. Lima pria dewasa berambut pirang berjubah dan dua wanita bercadar bersama satu bayi laki-laki itu sempat menjalani pemeriksaan di Mapolres itu.

Jamaah An-Nadzir | @Achehinfo

 

Daftar Nama delapan orang dari Jamaah An-Nadzir yang diamankan Polres Sabang :

1. Sultan Loteng (45)
2. Nur Hayyun Thohura Aroani Sultan Daeng (19)
3. Darwani Daeng Jine (43)
4. Abu Nur AL Assoif
5. M. Zainal Rosyid (27)
6. Rudi (33)
7. Muhammad Nur Islah Mulathofah AL Azizi (anak2)(9)
8. Muhammad Nir Qoyyum Qawiyya (bayi)

Dalam pemeriksaan yang mendalam, delapan orang dari Jamaah An-Nadzir diduga akan pergi ke Palestina Karena Wangsit

Dari hasil pemeriksaan polisi, mereka mengaku ingin ke Palestina setelah mendapatkan petunjuk atau wangsit dari Tuhan. Pemimpin rombongan tersebut Sultan Loteng, 45 tahun, mengaku anaknya, Quayyum, 1 tahun, menerima roh suci dari Tuhan dan akan diperhadapkan ke Palestina. “Sampai di sana, katanya mereka akan menunggu petunjuk selanjutnya dari Tuhan,” ucap Surahman, dikutip dari Tempo.

 

Dalam pemeriksaan yang mendalam, delapan orang dari Jamaah An-Nadzir Akan ke Palestina dengan Perahu seharga 8 Juta

Surahman berujar, rombongan tersebut berangkat ke Sabang, Aceh, sejak 16 Oktober lalu dengan menggunakan kapal laut. Mereka berencana pergi ke Palestina dengan memakai perahu yang dibeli dari nelayan setempat. “Mereka beli perahu seharga Rp 8 juta,” tuturnya.

Setelah menjalani pemeriksaan mereka dikembalikan ke Pattolosang, Kelurahan Limbung, Kecamatan Bajeng, Goa dengan pengawalan dari Densus 88. Senin pagi pukul 08.00 wita (2/11/2015) mereka tiba di  Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dari Jakarta, dengan menggunakan pesawat Lion Air JT -792.

 

Delapan orang dari Jamaah An-Nadzir dipulangkan dengan Kawalan Densus 88

Kanit reskrim Polsek Bandara Ipda Syarif Sikati mengatakan, pada saat kedelapan jamaah An Nadzir tiba melalui Garbarata 3 Bandara, personil Polsek Bandara dipimpin Kapolsek Bandara Iptu Moch Djafar melakukan penjemputan sampai ke Parkiran Vip.

Selanjutnya personil Reskrim Polres Maros dipimpin Kasat Reskrim Res Maros AKP Yusrizal, beserta anggota Densus 88 melakukan pengawalan ke Gowa dengan menggunakan tiga unit mobil.

Mobil tersebut masing- masing Toyota Avanza putih DD 687 AN, Daihatsu Putih DD 817 ES dan Avanza Silver DD 44 DE.

“Sengaja kami kawal, mereka dari Sabang Aceh dan baru tiba. Kami kawal sampai di Kabupaten Gowa. Itu sudah sesuai dengan SOP” kata Syarif.

Menurutnya, jamah tersebut dikawal dua orang Polisi dari Jakarta saat transit disana. Polisi melakukan hal tersebut lantaran menakutkan jamaah tersebut melakukan hal- hal yang bisa menciderai atau merugikan orang lain.

“Kami mengawal dia sampai di Gowa untuk memberikan pelayan saja. Apalagi dia berencana keluar daerah dengan menggunakan perahu,” katanya, dikutip dari TribunMakassar.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: