Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Hasil rekaman di Kokpit-CVR, Pesawat Rusia yang Jatuh Akibat Bom di Palka Pesawat

Hasil rekaman di Kokpit-CVR, Pesawat Rusia yang Jatuh Akibat Bom di Palka Pesawat

Sketsanews.com –  Hasil investigasi terhadap rekaman percakapan kokpit di  “The cockpit voice recorder (CVR)” dari pesawat Rusia yang jatuh di Mesir telah mengkonfirmasi terjadi ledakan di pesawat Metrojet Airbus A321, pada Jumat (6/11/2015), media Prancis mengutip dari sumber ahli.

*** FDR menangkap data pada kecepatan, ketinggian dan kemudi mode, yang biasanya memerlukan analisis yang cermat, CVR tidak memerlukan penafsiran yang kompleks karena hanya mencatat suara dan suara dalam kokpit | @France24_en

Laman France24 mewartakan, Data dari CVR yang diambil dari lokasi kecelakaan di Semenanjung Sinai Mesir telah mengungkapkan bahwa ada ledakan di palka penerbangan, dilaporkan mingguan Prancis Le Point, mengutip seorang ahli yang tidak disebutkan namanya.

“Itu bukan masalah teknis, tetapi tindakan di luar,” kata ahli, menunjukkan ledakan penyebab kecelakaan yang menewaskan semua 224 orang di dalamnya.

*** RIP Baby Darina Gromova :: Foto Bayi 10 Bulan Korban Termuda Metrojet menjadi viral Simbol Duka | @detikcom

Peneliti Prancis adalah bagian dari sebuah tim internasional yang mencakup Rusia, Jerman dan Irlandia ahli di tanah di Mesir.

Metrojet Airbus A321 memiliki dua “kotak hitam” – bagian dari standar – di board: CVR (cockpit voice recorder) dan perekam data penerbangan (FDR-flight data recorder), yang ditemukan dari lokasi kecelakaan dan dibawa ke kantor Kairo dari otoritas penerbangan sipil Mesir.

Perlu diketahui, Data dari CVR tidak memerlukan penafsiran yang kompleks karena hanya mencatat suara dan suara dalam kokpit, sedang FDR menangkap data pada kecepatan, ketinggian dan kemudi mode, yang biasanya memerlukan analisis yang cermat.

 

Rusia dan Mesir pada Kamis telah menolak anggapan Barat bahwa bom teroris mungkin telah menyebabkan kecelakaan pada tanggal 31 Oktober yang menewaskan 224 orang. Kedua negara itu mengatakan pernyataan itu spekulasi terburu-buru untuk sebuah justifikasi.

Rusia dan Mesir bersikeras penyelidikan kecelakaan harus menjalankan saja sebelum kesimpulan tercapai.

 

Hasil Sadapan Pihak Intelijen Inggris, Ada Bom di Palka yang di Selundupkan Oleh Militan

Mengutip berita dari Sindonews, Sebelumnya, pihak intelijen Inggris mengatakan, hasil komunikasi kelompok militan Semenanjung Sinai yang berhasil disadap menyatakan, kecelakaan pesawat Metrojet disebabkan sebuah bom yang diletakkan di palka pesawat.

Inggris sendiri telah menghentikan penerbangan ke bandara Sharm el-Sheikh dan membawa warganya kembali ke negaranya. Langkah yang dilakukan oleh Inggris ini kemudian diikuti oleh sejumlah negara sejak Rabu kemarin.

Terakhir, Rusia akhirnya juga melarang maskapai penerbangannya untuk terbang ke Mesir. Rusia awalnya bersikeras menolak jika kecelakaan pesawat Metrojet diakibatkan oleh bom. Pihak Rusia memperkirakan 45.000 warganya saat ini tengah berada di Mesir.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: