Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Penembakan dan Ledakan di Stade de France, Imbas dari Bombardir Perancis pada ISIS?

Penembakan dan Ledakan di Stade de France, Imbas dari Bombardir Perancis pada ISIS?

Sketsanews.com – update : 20:54:41 | Korban tewas menjadi 158 orang, dalam 7 (tujuh) tempat serangan. Jaksa Paris, François Molins mengatakan bahwa Lima penyerang telah tewas. Pengepungan di the Bataclan concert hall telah usai. 3 penyerang melakukan bom bunuh diri, yang seorang berhasil ditembak polisi. Korban terbanyak dari Bataclan sebanyak 112 orang tewas.

Sejumlah pria bersenjata telah melepaskan tembakan Jumat malam (13/11/2015) di beberapa tempat di ibukota Perancis, Paris, menyebabkan beberapa korban, 18 diantaranya tewas laporan dari beberapa media Prancis.  Berita akan diupdate.., Jumlah korban lihat update diakhir halaman.

Media BFMTV yang dikutip dari akun Henry Samuel@H_E_Samuel (wartawan Perancis dan penulis di Telegraph) mengabarkan 49 orang tewas. Sumber kepolisian mengatakan 2 serangan bom bunuh diri.

Ada beberapa yang disandera teroris yang diambil dari the Bataclan concert hall, Perancis saat pertunjukan Californian rock group. Laporan surat kabar Liberation mengabarkan empat kematian. Hal ini juga melaporkan penembakan dekat pusat seni Bataclan.

** @BostonGlobe

Setidaknya satu orang melepaskan tembakan dengan senapan otomatis di restoran Cambodge di distrik -11.

** @MailOnline

Sebuah ledakan juga dilaporkan telah ditargetkan bar dekat Stade de France, di mana pertandingan antara Prancis melawan Jerman. Laporan mengatakan Presiden Francois Hollande sedang menonton pertandingan dan telah dievakuasi.

Kerumunan di Stade de France berlari ke lapangan, terlalu takut untuk meninggalkan Stadion | @MailOnline

Seorang wartawan BBC di restoran Cambodge mengatakan dia bisa melihat 10 orang di jalan mati atau cedera serius.

Dia mengatakan polisi kini telah tiba.

Statemen Obama

: “It appears that there may still be live activity and dangers that are taking place as we speak.”

 

Statemen Presiden Hollande

Presiden Hollande nyatakan situasi darurat dan perintahkan penutupan perbatasan sementara

 

Media Militan ISIS merayakan kemenangan

Pendukung ISIS menggunakan Twitter untuk mengungkapkan kegembiraan atas pertumpahan darah itu. Ia mengirim tweet dengan kata-kata suram: “Paris is Burning” atau Paris sedang terbakar, dan menggunakan hashtag #Parisisburning, #Prayforparis.

Berita akan diupdate | 05:43:43 14/11/2015 Berita akan diupdate | 05:55:40 14/11/2015 Jumlah koban yang tewas berdasar update : 60 orang

Berita terus diupdate | 11:51:11 14/11/2015

Korban tewas menjadi 158 orang, dalam 7 (tujuh) tempat serangan. Jaksa Paris, François Molins mengatakan bahwa Lima penyerang telah tewas. Pengepungan di the Bataclan concert hall telah usai. 3 penyerang melakukan bom bunuh diri, yang seorang berhasil ditembak polisi. Korban terbanak dari Bataclan sebanyak 112 orang

Klaim ISIS diragukan :

Meragukan Klaim ISIS ? di #ParisAttacks

Update : 20:54:41

Serangan terorganisasi dengan 8 pelaku yang terlatih dan berompi bom, dengan korban 127 tewas  (versi Hollande) dan lebih dari 100-an terluka  pada Jumat malam 13/11/2015.

Tujuh dari pelaku meledakkan rompi bom yang dikenakan, sedang seorang lagi tewas ditembak polisi Perancis. ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan yang dikatakan oleh Presiden Hollande sebagai “an act of war,” dan Perancis berkabung selama 3 hari.

(in)

%d blogger menyukai ini: