Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Meragukan Klaim ISIS ? di #ParisAttacks

Meragukan Klaim ISIS ? di #ParisAttacks

Sketsanews.com – Dunia kembali terguncang dengan #ParisAttack, serangan terorganisasi dengan 8 pelaku yang terlatih dan berompi bom, dengan korban 127 tewas  (versi Hollande) dan lebih dari 100-an terluka  pada Jumat malam 13/11/2015.

Tujuh dari pelaku meledakkan rompi bom yang dikenakan, sedang seorang lagi tewas ditembak polisi Perancis. ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan yang dikatakan oleh Presiden Hollande sebagai “an act of war,” dan Perancis berkabung selama 3 hari.

Serangan menewaskan lebih dari 110 orang pada gedung Konser Bataclan saat pertunjukan konser band Eagles of Death Metal, dan serangan lain di Stadion Stade de France, pertandingan antara Perancis dan Jerman yang dihadiri Presiden Hollande. Presiden Perancis luput dari serangan dan segera dievakuasi dengan pengamanan ketat.

Media yang mengklaim ISIS sebagai pelaku dikabarkan telah merilis pernyataan dalam bahasa Perancis. Berikut screenshot pernyataannya dikutip dari Guardians :

Pernyataan ISIS ini mengaitkan tentang Perancis yang menghina Nabi Muhammad dalam karikatur serta serangan udara Perancis terhadap wilayah Negara Islam (ISIS) di Suriah. Dalam pernyataan itu juga di menyebutkan penyerangan ini hanya awal dari badai dan peringatan bagi orang-orang yang menarik pelajaran.

Lebh lanjut, Perancis dan para pengikutnya harus tahu bahwa mereka adalah target utama negara Islam. “.. setelah menghina nabi kita (Nabi Muhammad), setelah membual tentang memerangi Islam di Perancis dan membunuh muslim di wilayah khilafah (ISIS) dengan pesawat, tidak akan membantu mereka -dengan cara apapun- di jalan penuh luka di Paris.

Statemen ISIS di Ragukan

Charlie Winter, seorang Senior analisis keamanan yang telah menonton, mendengarkan, dan menyaksikan ribuan keping propaganda Negara Islam memiliki sedikit keraguan bahwa pernyataan tersebut asli.

Dia mengatakan bahwa sejak akhir September Isis telah bermigrasi dari Twitter ke Telegram, aplikasi terenkripsi untuk mendistribusikan link ke rilis nya. Dia melihat pernyataan ini berasal dari akun Isis hari sebelumnya, yang sebelumnya telah diverifikasi.

Mengenai apakah serangan telah terinspirasi atau diarahkan?

Laporan dalam rilis tersebut, ISIS mengklaim bertanggung jawab, -menggunakan bahasa Perancis dan Arab- tidak mengandung informasi baru tentang serangan dan tampaknya telah “mengumpulkan secara buru-buru,” kata Charlie Winter, dan dia menambahkan, adalah “tidak biasa baik.”

(in)

%d blogger menyukai ini: