Sketsa News
Home Berita Terkini, News KA Batara Kresna Luput dari Sabotase

KA Batara Kresna Luput dari Sabotase

Sketsanews.com –  Sabotase terhadap kereta api dengan tumpukan batu di tengah rel jalan Solokota-Sukoharjo, gagal. Masinis menghentikan laju Railbus Batara Kresna dengan nomor KA 324 F sebelum tumpukan batu, Selasa pagi (17/11/2015).

** Sabotase terhadap kereta api | @RADARSOLO

”Jadi pada pukul 10.33, di kilometer 2+0, Railbus Batara Kresna terpaksa dihentikan oleh masinis. Pada saat itu masinis melihat ada sejumlah tumpukan batu yang diletakkan di atas rel kereta api lintas Purwosari-Wonogiri. Kami menduga ini adalah percobaan sabotase yang dilakukan sejumlah oknum tidak bertanggung jawab,” kata Manager Corcomm Daop 6 Gatut Sutiyatmoko, dikutip dari RadarSolo.

”Pelaku yang meletakkan batu itu kami masih belum mengetahui siapa. Namun kami menduga itu sebagai bentuk sabotase karena batu yang terpasang jumlahnya cukup banyak dan besar. Selain itu kejadian ini terjadi tepat di tengah sawah dan bukan di dekat permukiman penduduk,” jelas dia.

Saat melaju, kecepatan kereta sekitar 30 km/jam. Kejadian ini baru kali pertama terjadi di Sukoharjo. Bila menabrak mesin kereta bisa, batu-batu tersebut mengganggu mesin. ”Itu dilakukan anak-anak iseng diduga belum paham keselamatan. Padahal sebelumnya, petugas sudah melakukan pemeriksaan,” terang Kepala Stasiun Sukoharjo Ari Hariadi.

Dijelaskan Ari, petugas yang melakukan pemeriksaan rel dimulai sejak pukul 04.00 sampai pukul 06.00. Diduga batu tersebut ditumpuk setelah petugas melakukan pemeriksaan. ”Polisi khusus ada. Sebenarnya yang menumpuk batu itu bisa dari banyak faktor,” tutur dia.

Akibat kejadian tersebut, Railbus yang memuat 100 penumpang, ini terpaksa terhenti selama empat menit. Selama waktu tersebut, kru KA yang terdiri dari Polsuska, OTC, serta teknisi turun memindahkan batu tersebut. ”Setelah kejadian itu, masinis Railbus Batara Kresna membuat laporan yang diserahkan kepada PPKA Sukoharjo. Kemudian dilaporkan ke polsek setempat untuk selanjutnya agar dilakukan pengusutan,” terangnya.

Kapolsek Mojolaban AKP Priyono mengatakan, gundukan batu berada di tengah rel tepatnya di Desa Plumpon, Kecamatan Mojolaban. Saksi kejadian, Hagus Syeh Sodakta, 35. ”Sementara pelaku yang meletakkan batu masih dalam lidik,” tuturnya.

 

Edukasi ke Masyarakat agar Kejadian Tidak Berulang

Akibat kejadian itu, pihaknya akan mengambil langkah-langkah agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Langkah pertama yang akan diambil mengintensifkan pemeriksaan jalur Solokota-Wonogiri. Lantas akan mengomunikasikan kepada masinis agar lebih waspada sepanjang bertugas.

”Kemudian langkah yang terakhir, kami akan melakukan sosialisasi keselamatan kereta api yang akan digelar ke sejumlah daerah serta ke kelurahan-kelurahan yang dilalui jalur kereta api. Dalam sosialisasi tersebut, kami akan melibatkan muspika setempat,” ujar Gatut.

Pihaknya berharap adanya kepedulian dan peran dari masyarakat untuk peduli akan keselamatan, keamanan, dan kelancaran kereta api. ”Keselamatan dari kereta api juga membutuhkan partisipasi dari masyarakat,” katanya.

(in)

%d blogger menyukai ini: