Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Polisi Perancis Temukan Ponsel Berisi Pesan Misterius Di Tempat Sampah

Polisi Perancis Temukan Ponsel Berisi Pesan Misterius Di Tempat Sampah

Sketsanews.com – Sebuah ponsel berisi sebuah pesan teks yang diduga menjadi kode dimulainya operasi serangan tragedi Paris, ditemukan di tempat sampah. Namun siapa yang menjadi penerima dan pengirimnya, masih menjadi misteri.

 AFP PHOTO / MIGUEL MEDINA Warga dievakuasi dekat gedung konser musik Bataclan di pusat Kota Paris, Perancsi, Sabtu (14/11/2015) dini hari. Sedikitnya 120 orang tewas dalam serangkaian serangan teror di Paris pada Jumat (13/11/2015) malam.

AFP PHOTO / MIGUEL MEDINA
Warga dievakuasi dekat gedung konser musik Bataclan di pusat Kota Paris, Perancsi, Sabtu (14/11/2015) dini hari. Sedikitnya 120 orang tewas dalam serangkaian serangan teror di Paris pada Jumat (13/11/2015) malam.

“Kami baru sampai dan baru akan memulai (serangan),” demikian isi pesan singkat tersebut, terkirim pada Jumat (13/11/2015), pukul 9.42 waktu setempat, dikutip kantor berita Prancis, Mediapart.

Dikutip dari The Guardian, ponsel tersebut ditemukan dekat gedung teater Le Bataclan di dalam sebuah tempat sampah.

Pesan teks tersebut dikirim dan ditujukan ke nomor ponsel yang berlokasi di sebuah hotel yang telah di-booking oleh Salah Abdeslam, satu dari pelaku serangan di Le Bataclan.

Hotel tersebut berlokasi di Alfortville, sebuah daerah pinggir kota, sebelah selatan Paris.
Liberation mengatakan bahwa dua kamar di-booking menggunakan kartu kredit atas nama Salah Abdeslam.
Selain pesan teks itu, dikatakan terdapat pula detail rencana penyerangan di Le Bataclan, termasuk denah ruang dalam bangunan tersebut.

“Berkat (penemuan) ponsel ini, tim investigator dapat menyusuri ponsel penerima pesan teks tersebut, yang memegang komando di Alfortville,” tulis Mediapart, dikutip Huffington Post.

Penemuan tersebut juga dianggap penting karena tim investigator dapat menyingkap jejak rute para pelaku penyerangan di Le Bataclan.

Namun, belum dipastikan siapa jelasnya yang mengirim dan menerima pesan teks tersebut. Sejumlah media Prancis hanya menyebut bahwa si pengirim adalah satu dari pelaku penyerangan Le Bataclan.(Ki)

%d blogger menyukai ini: