Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News, Opini Empat Mantan Operator Drone Ke Obama : Drone Penyebab Meningkatnya Terorisme

Empat Mantan Operator Drone Ke Obama : Drone Penyebab Meningkatnya Terorisme

Sketsanews.com – Terungkapnya rahasia : Drone Amerika Serikat penyebab meningkatnya gelombang Terorisme, yang diperoleh dari pengakuan empat orang Operator Drone AS. Surat terbuka kepada Presiden Obama menjadi tabir pembuka kejahatan penggunaan drone.

 

Empat mantan pilot Angkatan Udara AS telah menulis sebuah surat terbuka kepada Presiden Obama yang secara eksplisit menghubungkan strategi militer AS yang menggunakan kendaraan udara tak berawak (drone), dengan serangan teror seperti yang dilakukan di Paris awal bulan ini.

“Kita tidak bisa duduk diam dan menyaksikan tragedi serangan seperti  di Paris, mengetahui efek menghancurkan dari program pesawat tak berawak (drone) dari luar negeri maupun dalam negeri,” kata prajurit, yang menulis secara pribadi untuk mereka yang melakukan serangan pesawat tak berawak, dan konsekuensi untuk perang melawan terorisme, membunuh warga sipil tak berdosa.

“Kami menyaksikan penggunaan dana tanpa hasil, salah urus, penyalahgunaan kekuasaan, dan para pemimpin negara kita berbohong publik tentang efektivitas program pesawat tak berawak,”Michael Haas.

Pilot mengatakan mereka termotivasi untuk mengusung keprihatinan mereka dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat AS tentang penggunaan dan konsekuensi dari drone oleh militer AS.

Dalam sebuah wawancara online, Michael Haas, salah satu prajurit yang menulis surat itu, mengatakan kepada Democracy Now tentang budaya di militer AS seputar program pesawat tak berawak, yang mendorong layanan masyarakat untuk merendahkan warga sipil yang mereka bunuh. Anak-anak yang disebut “fun-sized” teroris, kata Haas, dan operator drone berbicara tentang “potonglah rumput sebelum tumbuh menjulang tinggi,” sebelum mereka membunuh siapa pun yang mereka lihat di layar mereka.

Menurut penyelidikan dokumen rahasia oleh Intercept, pemerintahan Obama menutupi jumlah sebenarnya dari warga sipil tewas dalam serangan oleh pesawat tak berawak  “mengkategorikan orang tak dikenal tewas dalam serangan sebagai musuh, bahkan jika mereka bukan target  yang dimaksud.”

Salah satu dokumen yang diperoleh oleh situs berita menunjukkan bahwa lebih dari satu periode selama lima bulan, 90 persen dari orang yang dibunuh oleh serangan pesawat tak berawak menjadi sasaran yang tidak diinginkan.

Di Pakistan sendiri, di mana serangan pesawat tak berawak AS telah menargetkan wilayah Waziristan Utara di perbatasan dengan Afghanistan, pemerintah Pakistan memperkirakan bahwa antara tahun 2004 dan 2013, korban antara 400 dan 600 warga sipil tewas oleh serangan pesawat tak berawak AS, dan lebih dari 600 orang terluka.

drone2

Sumber : Guilty Secret: US Drone Strike Attacks to Blame for Global Wave of Terror

 

Snowden Pernah Menyinggung laporan “Drone Papers” yang diterbitkan The Intercept

Sebelumnya dalam laman Sketsanews.com, Snowden, Amerika Tidak Cerdas dan Biang Munculnya ISIS,

Terkait dengan drone yang bermasalah sehingga menimbulkan korban jiwa sipil -9 diantara 10 orang, Snowden mengatakan target drone berdasar sinyal ponsel. Hal ini terungkap dari dokumen rahasia AS “Drone Papers” yang diterbitkan The Intercept pada bulan Oktober lalu.

“Mereka tidak tahu apakah teroris memegang telepon ataukah ibunya yang memegangnya. Dan inilah mengapa begitu banyak serangan drone salah sasaran, mengapa begitu banyak pernikahan yang tertabrak,” katanya mengacu pada serangan drone AS yang banyak menyasar warga sipil.

“Ketika saya melihat Drone Papers, tidak ada pertanyaan dalam pikiran saya bahwa ini adalah cerita keamanan yang paling penting tahun ini,” katanya. “Program drone menciptakan lebih banyak teroris daripada membunuhnya,” tambahnya lagi.

Dia menambahkan bahwa program drone “menciptakan lebih banyak teroris daripada membunuh.”

** Somali Drone Victim Seeks Justice for U.S. Strike in German Courts | @dailyrapid

Itulah beberapa kutipan yang dihimpun dari Russia Today yang  menerbitkan wawancara Snowden dalam “I’m comfortable with my choices’: Snowden on CIA torture, ISIS and surveillance.” Lebih detailnya silahkan merujuk pada link laman tersebut adapun “Drone Papers” di link ini.

(in)

%d blogger menyukai ini: