Sketsa News
Home Berita Terkini, News Ngeriii, Rahayu Dian Pertiwi Siswi SMP di Sidoarjo diPerkosa dan diBunuh Teman Sekelasnya DiKuburan

Ngeriii, Rahayu Dian Pertiwi Siswi SMP di Sidoarjo diPerkosa dan diBunuh Teman Sekelasnya DiKuburan

Sketsanews.com – Satreskrim Polres Sidoarjo berhasil mengungkap pembunuhan Rahayu Dian Pertiwi (15), siswi kelas VII-E SMP PGRI 10 Candi, Sidoarjo yang dilakukan oleh teman sekelasnya, HW (16), pada Rabu (25/11/2015).

pembunuhan-siswi-kelas-7-e-smp-pgri-10-sidoarjo-1Sesudah meminta keterangan 11 orang saksi, di antaranya teman sekelas dan guru korban, pelaku pembunuhan bernama HW (16), teman sekelas korban pun terungkap.

“Motifnya masih kita dalami, karena di pakaian dalam korban ditemukan bercak sperma yang belum bisa dipastikan milik siapa. Sebab, tersangka pelaku yang menggagahi korban secara brutal sebelum kemudian Rahayu dibunuh dengan menggunakan jeratan tali di lehernya,” ujar Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, AKP Ayub Diponegoro yang dikonfirmasi, Kamis (26/11/2015) pagi, dikutip dari BeritaSatu.

Jeratan tali tersebut bisa berdampak keluarnya cairan sperma korban layaknya korban gantung diri.

Dari pemeriksaan sementara terhadap tersangka, HW mengaku berbuat sadis setelah pikirannya seolah dikuasai dan diperintahkan makhluk supranatural berpakaian serba hitam.

“Untuk memastikannya, kita akan melibatkan psikiater menyingkap motif pembunuhan sadis yang dilakukan tersangka tunggal HW,” ujar AKP Ayub.

“Korban menuruti di ajak jalan sampai di dekat makam atau berjarak sekitar 300 meter dari sekolah, korban ditindih. Mereka bukan sedang berpacaran,” tandas AKP Ayub sambil membenarkan, ulah tersangka yang semula diduga sebagai perkosaan itu diketahui dua orang rekannya, yang seorang di antaranya malah meneriaki aksi HW sambil bersembunyi.

Kemudian ada seorang rekannya yang lain merekam adegan yang semula hanya diduga mesum tersebut dengan kamera ponselnya dari jarak jauh.

Seperti diberitakan, Rahayu ditemukan tewas di dekat TPU Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Korban saat itu masih mengenakan seragam SMP PGRI 10 Candi.

Sesuai hasil autopsi RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, Sidoarjo, korban yang masih mengenakan seragam sekolah putih biru dengan kaos kaki serta tas sekolah, ditemukan tewas akibat jeratan tali di lehernya dan mulutnya dilakban.

Jasad almarhumah semula ditemukan Adim ketika ia sedang mencari burung. Adim kemudian melapor ke Ketua RT-11/RW-03 Desa Sugihwaras, bernama Muchid, lalu diteruskan ke Polsek Candi dan Polres Sidoarjo.

(in)

%d blogger menyukai ini: